MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Kebuntuan dalam merumuskan ide atau menyelesaikan masalah operasional kerap dialami oleh para pelaku usaha maupun profesional. Salah satu pendekatan psikologis yang dinilai efektif untuk merangsang kreativitas adalah dengan sengaja mempertemukan dua konsep atau objek yang sekilas tidak memiliki hubungan sama sekali.
Berdasarkan ulasan Psychology Today yang diterbitkan pada Sabtu (3/10), kreativitas tidak selalu lahir dari penciptaan hal baru dari nol. Sebaliknya, gagasan segar sering kali muncul ketika pikiran menghubungkan, memindahkan, atau mengubah elemen yang sudah ada ke dalam ranah yang berbeda.
Pendekatan ini mengarahkan seseorang untuk tidak sekadar mencari persamaan fisik, melainkan membedah cara kerja suatu sistem. Sebagai contoh, membandingkan struktur organisasi perusahaan dengan cara kerja koloni semut dapat membuka wawasan baru mengenai koordinasi dan pembagian tugas.
Tujuh Langkah Praktis Membangun Analogi
Untuk menerapkan metode ini secara sistematis, terdapat tujuh tahapan yang dapat diuji dalam proses berpikir kreatif:
Memilih Dua Hal yang Berbeda: Mempertemukan konsep dengan jarak yang cukup jauh—seperti restoran dan perpustakaan—guna memaksa otak mencari pola tersembunyi.
Membandingkan Sistem Kerja: Mengalihkan fokus dari bentuk fisik benda menuju mekanisme penyelesaian masalah pada masing-masing sistem.
Membuat Daftar Persamaan: Menuliskan berbagai karakteristik dari kedua objek untuk menemukan titik temu yang produktif.
Menemukan Persamaan Tersembunyi: Menggali fungsi dasar yang sama di balik bentuk yang berbeda, seperti memetakan karier dengan memanfaatkan prinsip navigasi peta.
Membuat Kalimat Hubungan: Menyusun hipotesis berbentuk “X seperti Y karena…” untuk membuka kemungkinan sudut pandang baru.
Memindahkan Karakteristik: Mengambil satu prinsip spesifik dari objek pertama dan menerapkannya pada objek kedua untuk melihat potensi solusi.
Menguji Relevansi: Menyeleksi apakah perbandingan tersebut menghasilkan perspektif baru yang realistis dan dapat diuji secara praktis.
Relevansi dan Latihan Cepat
Metode perbandingan lintas bidang ini mengubah jalur asosiasi mental yang biasanya kaku menjadi lebih fleksibel. Dengan memisahkan tahap eksplorasi ide dari tahap evaluasi kritis, seseorang dapat menghindari kebiasaan cepat menolak gagasan yang terdengar asing.
Bagi profesional atau pelaku usaha yang memiliki keterbatasan waktu, latihan ini dapat diringkas dalam durasi sepuluh menit. Proses dimulai dengan menentukan masalah spesifik, memilih objek acak, membedah karakteristiknya, lalu memindahkan prinsip tersebut untuk diuji sebagai alternatif solusi pada pekan berjalan. (*)



