Lintas Disiplin ke Pucuk Pimpinan: Perjalanan Politik Ketua DPRD Sulsel di Kampus UMI

Ketua DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Rachmatika Dewi alias Cicu memotivasi mahasiswa baru Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) (Foto: Istimewa)

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Ketua DPRD Sulawesi Selatan Andi Rachmatika Dewi membagikan pengalaman perjalanan kariernya di hadapan ratusan mahasiswa baru Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI). Ia menceritakan bagaimana latar belakang ilmu kedokteran membawanya meniti jalur politik hingga memimpin lembaga legislatif tingkat provinsi.

Pemaparan tersebut disampaikan dalam Kuliah Umum dan Seminar Kepemimpinan Mahasiswa Baru Fakultas Hukum UMI di Auditorium Aljibra. Di hadapan sivitas akademika, politisi yang akrab disapa Cicu ini mengaku sempat merasa tidak menyangka dapat berkarier sebagai wakil rakyat.

“Saya pertama kali jadi anggota DPRD di usia 24 tahun,” ujar Cicu.

Menurutnya, ketiadaan latar belakang pendidikan maupun organisasi politik tidak menjadi halangan bagi seseorang untuk mengambil peran strategis di ruang publik. Ia menilai dunia perkuliahan memegang peranan penting sebagai ruang pembentukan karakter kepemimpinan.

“Hari ini saya ingin sampaikan ke adik-adik adalah berani bermimpi berani memimpin, karena itu kampus ini adalah inkubator kita belajar menjadi seorang pemimpin,” ucapnya.

Relevansi Literasi Hukum di Dunia Kerja

Selain membagikan pengalaman personal, Cicu menyoroti pentingnya penguasaan literasi hukum bagi berbagai bidang profesi. Berdasarkan pengalamannya memimpin DPRD Sulsel, pemahaman regulasi sangat esensial dalam menjalankan fungsi pengawasan, pembahasan anggaran, hingga penyusunan peraturan daerah.

Kebutuhan akan pemahaman hukum yang mendalam tersebut bahkan membuatnya tertarik untuk memperdalam disiplin ilmu hukum secara formal. Ia mempertimbangkan tawaran untuk melanjutkan studi strata satu di Fakultas Hukum UMI.

“Sehingga tawaran sebagai Fakultas Hukum UMI begitu menarik untuk saya dan rasa-rasanya perlu saya pikirkan secara mendalam untuk saya menjadi salah satu mahasiswa S1 UMI ke depannya,” kata Cicu.

Memaknai Kepemimpinan Sejak Dini

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum UMI Muhammad Rinaldy Bima mengemukakan bahwa institusinya berupaya mendorong mahasiswa agar mampu menggunakan pengetahuan hukum untuk memimpin perubahan sosial. Ia mengingatkan agar pandangan mengenai kepemimpinan tidak disederhanakan sekadar sebagai jabatan formal.

“Kepemimpinan bukan hanya jabatan. Kepemimpinan adalah persoalan tanggung jawab,” tutur Rinaldy.

Ia mendorong para mahasiswa baru untuk aktif terlibat dalam kegiatan organisasi, forum ilmiah, penelitian, hingga kompetisi selama masa studi. Dimensi spiritual dan nilai amanah juga ditekankan sebagai fondasi utama dalam membangun jiwa kepemimpinan di lingkungan kampus Islam. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan