Perkuat Literasi Keuangan Soppeng, OJK Sulselbar Dorong Kesejahteraan Inklusif Bersama DPR RI

MENITNEWS.CO.ID, ​SOPPENG — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar), terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kawasan daerah.

Langkah strategis ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan bertajuk “Masyarakat Cerdas Finansial Menuju Kesejahteraan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan” yang digelar di Kabupaten Soppeng, Senin (19/10/2026).

​Kegiatan edukasi ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang bijak, pengenalan produk jasa keuangan yang aman, serta perlindungan konsumen dari potensi kejahatan finansial seperti pinjaman online ilegal dan investasi bodong.

​Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin menegaskan bahwa OJK secara konsisten mengambil peran aktif sebagai pilar utama dalam memperluas jangkauan edukasi hingga ke pelosok daerah.

Upaya ini dilakukan guna memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki akses yang setara terhadap sektor jasa keuangan yang legal dan terpercaya.

​”OJK Sulselbar berkomitmen hadir langsung di tengah masyarakat untuk membangun kemandirian finansial. Melalui pemahaman literasi yang memadai, kita ingin memastikan masyarakat Soppeng mampu mengelola keuangan dengan bijak dan terhindar dari berbagai modus penipuan finansial,” ujar Moch. Muchlasin.

​Hadir sebagai narasumber utama, Anggota Komisi XI DPR RI Periode 2024–2029 Dapil Sulawesi Selatan, Dr. Ir. Hj. Andi Yuliani Paris, M.Sc, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi nyata yang dibangun oleh OJK Sulselbar.

Menurutnya, literasi keuangan merupakan pondasi penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga maupun daerah.

​”Sinergi antara OJK dan DPR RI merupakan langkah konkret untuk mengedukasi masyarakat agar semakin cerdas mengelola aset keuangan mereka. Kami sangat mendukung program OJK Sulselbar yang turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesejahteraan ekonomi berbasis inklusi ini terwujud secara nyata di Sulawesi Selatan,” ungkap Yuliani Paris.

​Melalui program edukasi berkelanjutan ini, OJK Sulselbar berharap tingkat inklusi keuangan masyarakat di Kabupaten Soppeng dan sekitarnya semakin meningkat, sekaligus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan resmi demi menopang pertumbuhan ekonomi regional. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan