MENITNEWS.CO.ID, PAREPARE — PSM Makassar meraih kemenangan dramatis atas Persebaya Surabaya dengan skor 1-0 pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH), Parepare, Kamis (22/10/2026).
Kemenangan Juku Eja diwarnai keputusan Video Assistant Referee (VAR), kartu merah, serta dua kali kegagalan penalti Persebaya pada masa tambahan waktu.
Hasil tersebut menjadi tiga poin penting bagi PSM Makassar yang harus berjuang hingga menit-menit terakhir pertandingan.
Bahkan, tim berjuluk Pasukan Ramang itu mampu mempertahankan keunggulan meski harus bermain dengan 10 pemain setelah Agung Mannan menerima kartu merah langsung pada menit ke-90+4.
Kemenangan ini mengantarkan PSM Makassar naik ke peringkat ke-10 klasemen sementara dengan koleksi delapan poin dari enam pertandingan.
Sementara itu, Persebaya Surabaya tertahan di posisi kesembilan dengan sembilan poin.
Pertandingan antara dua tim yang memiliki sejarah panjang di sepak bola Indonesia tersebut berlangsung ketat sejak awal.
Kedua kesebelasan berusaha membangun serangan, tetapi rapatnya pertahanan masing-masing membuat peluang berbahaya sulit tercipta.
Persebaya menerima kartu kuning pertama pada menit ke-16 melalui Rachmat Irianto. Meski kedua tim berusaha meningkatkan intensitas permainan, tidak ada gol yang tercipta hingga babak pertama berakhir dengan skor 0-0.
Memasuki babak kedua, Persebaya melakukan perubahan komposisi pemain dengan memasukkan Toni Firmansyah dan Alex Martins Ferreira untuk menambah daya gedor.
PSM Makassar merespons dengan memasukkan Resky Fandi pada menit ke-56 untuk menggantikan Sergio Agüero. Pergantian tersebut diharapkan mampu menyegarkan permainan lini tengah sekaligus memperkuat aliran serangan tuan rumah.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-77. PSM Makassar berhasil mencetak gol melalui skema serangan yang dibangun secara terukur.
Namun, gol tersebut sempat tertunda pengesahannya setelah wasit melakukan peninjauan melalui VAR. Setelah proses pemeriksaan selesai, gol PSM dinyatakan sah sehingga tuan rumah unggul 1-0 atas Persebaya.
Tertinggal satu gol, Persebaya meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan. Tim tamu berusaha memanfaatkan sisa waktu pertandingan untuk menyamakan kedudukan, sementara PSM berupaya menjaga keunggulan di hadapan pendukungnya sendiri.

Ketegangan mencapai puncaknya pada masa tambahan waktu. Pada menit ke-90+3, wasit menunjuk titik putih untuk Persebaya setelah meninjau tayangan VAR.
Peluang emas tersebut menjadi kesempatan bagi tim tamu untuk menyamakan kedudukan. Namun, kiper PSM Makassar, Muh Ardiansyah, tampil gemilang dengan menggagalkan eksekusi penalti pertama.
Drama belum berakhir. Wasit memutuskan penalti harus diulang. Sebelum eksekusi kedua dilakukan, Ardiansyah juga menerima kartu kuning setelah memprotes keputusan wasit.
Pada saat bersamaan, situasi PSM semakin sulit setelah Agung Mannan diganjar kartu merah langsung pada menit ke-90+4. Keputusan tersebut membuat tuan rumah harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Meski berada dalam tekanan, Ardiansyah kembali menjadi penyelamat PSM. Kiper Juku Eja itu sukses menggagalkan penalti kedua Persebaya, sekaligus mempertahankan keunggulan timnya.
Persebaya terus berusaha mencari gol penyeimbang hingga penghujung pertandingan. Namun, pertahanan PSM tetap bertahan dengan disiplin sampai wasit meniup peluit panjang pada menit ke-90+11.
Skor 1-0 untuk kemenangan PSM Makassar pun tidak berubah.
Kemenangan atas Persebaya menjadi modal penting bagi PSM Makassar untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara BRI Super League 2026/2027.
Tambahan tiga poin membuat PSM mengoleksi delapan poin dari enam pertandingan dan naik ke peringkat ke-10. Persebaya masih berada satu tingkat di atas PSM dengan sembilan poin.
Hasil pertandingan ini juga menunjukkan pentingnya ketenangan dan ketangguhan mental dalam menghadapi tekanan, terutama ketika tim harus bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit.
Bagi PSM, keberhasilan mempertahankan keunggulan dalam situasi penuh tekanan menjadi penutup dramatis pertandingan di Stadion Gelora BJ Habibie.
Klasemen sementara, PSM Makassar naik ke peringkat ke-10 dengan delapan poin, sedangkan Persebaya Surabaya berada di posisi kesembilan dengan sembilan poin.
Susunan Pemain
PSM Makassar (4-2-3-1): Muh Ardiansyah; Mufli Hidayat, Aloisio Neto, Nenad Lalic (Navarone Foor 88′), Victor Luiz; Sergio Agüero (Resky Fandi 56′), Stefan Jevtoski (Agung Mannan 88′); Fahrul Aditia (Rasyid Bakri 78′), Luka Bulatovic, Rizky Eka; Lars Veldwijk. Pelatih: Darije Kalezic.
Persebaya Surabaya (4-3-3): Reza Arya; Syahrul Lasinari (Catur 78′), Risto Mitrevski, Yuran Fernandes, Jefferson Silva; Rachmat Irianto (Toni Firmansyah 46′), Diogo Ramalho (Alex Martins 46′), Gledson Paixao; Ricky Pratama (Saddil Ramdani 64′), Miguel Pereira, Yann Mabella (Francisco Rivera 64′). Pelatih: Bernardo Tavares. (*)



