Groundbreaking Jembatan Kembar Warnai HUT ke-67 Maros, Gubernur Andi Sudirman Sebut Maros Sebagai Leher Sulsel

MENITNEWS.CO.ID, MAROS — Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Maros, berlangsung khidmat dalam rapat paripurna DPRD Maros di ruang rapat utama Kantor DPRD Maros, Selasa (7/7/2026).

Momentum tersebut turut diwarnai dengan groundbreaking pembangunan Jembatan Kembar Maros yang dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Selatan, sebagai salah satu proyek strategis untuk memperkuat konektivitas dan mengurai kemacetan di wilayah penyangga Kota Makassar.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Maros, Muh Gemilang Pagessa, serta dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Ketua TP PKK Sulsel Naoemi Octarina Sudirman.

Hadir pula Bupati Maros Chaidir Syam, Bupati Wajo Andi Rosman, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, unsur Forkopimda, anggota DPRD, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Maros Chaidir Syam menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas berbagai program pembangunan yang terus mengalir ke Kabupaten Maros.

Menurutnya, groundbreaking Jembatan Kembar Maros menjadi langkah strategis yang akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Alhamdulillah, tadi baru saja dilakukan groundbreaking Jembatan Kembar Maros oleh Bapak Gubernur. Ini akan menjadi urat nadi perekonomian Maros, mereduksi kemacetan, dan memperlancar konektivitas logistik di wilayah penyangga utama provinsi,” ujar Chaidir.

Selain pembangunan jembatan, Chaidir mengungkapkan sejumlah bantuan Pemprov Sulsel lainnya yang akan dinikmati masyarakat Maros, di antaranya peningkatan Jalan Provinsi ruas Moncongloe–Tompobulu sepanjang 9 kilometer, revitalisasi Lapangan Gollae di Kecamatan Bantimurung, dukungan terhadap program ketahanan pangan, penguatan pelaku UMKM, hingga percepatan penanganan stunting.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maros Chaidir juga memaparkan rencana pengelolaan Taman Wisata Alam (TWA) Bantimurung secara lebih profesional guna mendukung pengembangan kawasan UNESCO Global Geopark.

Bupati Maros mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pembahasan awal bersama Gubernur Sulsel mengenai pola kerja sama pengelolaan kawasan wisata unggulan tersebut.

“Alhamdulillah, saya bersama Bapak Gubernur sudah melakukan diskusi awal dan identifikasi untuk mendukung UNESCO Global Geopark. Insya Allah Pemprov Sulsel dan Pemkab Maros akan bekerja sama melakukan pengelolaan Taman Wisata Alam Bantimurung secara profesional agar ke depan dapat dikelola dan ditingkatkan bersama,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menegaskan pentingnya pembangunan Jembatan Kembar Maros sebagai solusi atas persoalan lalu lintas yang selama ini menjadi salah satu titik kemacetan utama di Sulawesi Selatan.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat ikut mengawal proses pembangunan agar proyek tersebut dapat selesai tepat waktu.

“Mohon terus kawal pembangunan jembatan ini. Mudah-mudahan cepat selesai,” kata Andi Sudirman.

Dalam sambutannya, Andi Sudirman juga mengibaratkan posisi strategis Kabupaten Maros sebagai “leher” Provinsi Sulawesi Selatan.

Menurutnya, kelancaran arus lalu lintas di Maros sangat menentukan mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik menuju wilayah utara Sulawesi Selatan.

“Kalau Sulsel ini diibaratkan manusia, maka kepalanya itu di Makassar, sedangkan Maros adalah lehernya. Kalau leher tercekik, maka yang di atas tidak bisa bernapas. Karena itu jembatan ini diperlebar supaya arus kendaraan lebih lancar dan tidak terjadi penumpukan,” ujarnya.

Pembangunan Jembatan Kembar Maros diharapkan menjadi infrastruktur strategis yang mampu meningkatkan konektivitas kawasan Mamminasata, mempercepat distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Maros dan Sulawesi Selatan secara keseluruhan. (*)

Banner Sponsor

Iklan