Pimpin Dua Kampus Besar, Prof Jamaluddin Jompa Ditugaskan Jadi Plt Rektor Unsrat

Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., ditunjuk sebagai Plt Rektor Universitas Sam Ratulangi

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Penunjukan pimpinan baru di lingkup perguruan tinggi negeri mengejutkan publik. Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., secara mendadak ditugaskan mengisi posisi Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado. Jabatan tersebut sebelumnya diemban oleh Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie.

Langkah penugasan ini menyedot perhatian luas lantaran Prof. Jamaluddin Jompa saat ini tengah aktif menduduki kursi rektor di Unhas. Penunjukan ini membuat pakar ilmu kelautan tersebut memikul tanggung jawab besar dalam memimpin dua perguruan tinggi ternama di Pulau Sulawesi secara bersamaan.

Baca juga: Unhas dan Semen Tonasa Teken MoU, Percepat Hilirisasi Riset Untuk Industri Berkelanjutan dan SDGs

Sektor civitas akademika kini menyoroti bagaimana pola kepemimpinan dan tata kelola di kedua institusi tersebut berjalan. Terlebih lagi, Prof. Jamaluddin Jompa baru saja kembali mendapat mandate penuh untuk memimpin Universitas Hasanuddin pada masa bakti periode 2026–2030.

Di sisi lain, pihak Rektorat Unsrat belum merilis keterangan resmi mengenai perubahan struktur pimpinan di kampus mereka. Mekanisme transisi kepemimpinan pascabergantinya Prof. Berty Sompie dari posisi puncak rektorat juga masih belum dipaparkan secara rinci ke publik.

Baca juga: FKG Unhas dan Hokkaido University Gelar Simposium Internasional Bahas Inovasi Periodontologi dan Kesehatan Sistemik

Masyarakat akademik dan warga Sulawesi Utara terus menantikan informasi valid teka-teki penunjukan ini. Kepastian mengenai payung hukum atau dasar keputusan, durasi masa jabatan Plt, hingga langkah strategis awal yang bakal diambil oleh pimpinan baru Unhas-Unsrat tersebut masih dikaji oleh pihak berwenang.

Kondisi ini menuntut langkah tegas dari kementerian terkait dan jajaran kepemimpinan universitas. Keterbukaan informasi mengenai arah kebijakan di Unsrat dinilai krusial demi menjaga keberlangsungan proses belajar mengajar serta dinamika administrasi di lingkungan kampus agar terhindar dari kesimpangsiuran. (*)

Banner Sponsor

Iklan