Tak Gentar Angin Kencang Toronto, Sabalenka Buka Canadian Open dengan Hasil Manis

Aryna Sabalenka (Sumber: tennisworldusaorg/Foto: TheTennisLetter / X)

MENITNEWS.CO.ID, TORONTO – Petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, sukses mengawali kampanyenya di ajang Canadian Open 2026 (National Bank Open) dengan hasil positif. Bermain di Toronto, petenis asal Belarusia tersebut mengamankan kemenangan dua set langsung 6-3, 6-3 atas wakil Jepang, Moyuka Uchijima.

Hasil ini menjadi langkah awal yang manis bagi Sabalenka dalam membuka rangkaian turnamen lapangan keras di Amerika Utara. Usai mengatasi perlawanan Uchijima di babak pertama, atlet berusia 28 tahun itu dijadwalkan bakal berhadapan dengan Shuai Zhang pada putaran selanjutnya.

Kemenangan di Toronto sekaligus menegaskan ketangguhan Sabalenka saat berlaga di atas permukaan lapangan keras musim ini. Ia memegang rekor impresif dengan mencatatkan 24 kemenangan dan hanya menelan satu kekalahan, sebuah statistik yang membuktikan dominasinya di jenis lapangan tersebut.

Baca juga: Mantan Pemain Sepak Bola Ohio State Marcus Williamson Dihukum Percobaan Kasus Perampokan Bank

Hasil manis ini juga menjadi momentum penting bagi Sabalenka usai melewati tren naik-turun di sepanjang 2026. Setelah tampil impresif pada awal musim, performanya sempat tertahan di musim lapangan tanah liat dan rumput. Ia terhenti di babak 16 besar Roma usai kalah dari Sorana Cirstea, gugur di perempat final Roland Garros dari Diane Shnaider, kalah di semifinal Berlin dari Jessica Pegula, serta tersingkir di babak keempat Wimbledon setelah ditaklukkan Naomi Osaka.

Meski raihan di beberapa turnamen sebelumnya memicu perasaan campur aduk, Sabalenka tetap optimistis. Ia menyadari kualitas yang dimilikinya dan berambisi untuk kembali meraih ritme permainan terbaik demi merebut gelar juara di turnamen-turnamen besar mendatang.

Sumber: tennisworldusaorg/Foto: Sabanewsss / X

Dalam sesi konferensi pers usai laga melawan Uchijima, Sabalenka mengaku puas dengan performa serta mental bertandingnya. Ia menyadari tantangan yang harus dihadapi setelah sempat mengambil jeda berkompetisi.

“Saya senang dengan penampilan saya. Saya senang dengan perjuangan saya,” ujar Sabalenka. “Saya tahu bahwa menjelang pertandingan ini saya mungkin akan sedikit kesulitan setelah istirahat sejenak, tetapi saya siap menghadapi itu. Saya senang bahwa secara mental dan fisik saya siap untuk bertanding.”

Selain faktor jeda tanding, cuaca berangin kencang di Toronto menjadi tantangan tersendiri bagi para kontestan. Berbeda dari pemain lain yang mengeluh, Sabalenka justru menikmati kondisi tersebut dan menganggapnya sebagai sarana mengasah kemampuan fisik serta taktik.

“Oh, saya menyukainya. Bagi saya ini adalah latihan yang bagus. Saya perlu memulihkan diri setelah reli yang panjang. Saya perlu melatih posisi-posisi sulit itu agar dalam pertandingan yang lebih besar saya dapat tampil sebaik mungkin,” tutur Sabalenka mengenai kondisi angin yang dinilai cukup menyulitkan di lapangan.

Pada laga tersebut, Sabalenka turut menerapkan variasi pukulan seperti servis-voli hingga drop shot. Ia menyebutkan bahwa strategi tersebut merupakan hasil dari porsi latihan yang intensif serta kepercayaan diri saat mengeksekusinya di lapangan.

Kondisi cuaca di Kanada kali ini memang menjadi sorotan banyak petenis. Taylor Fritz dan Andrey Rublev secara terbuka mengungkapkan kesulitannya mengontrol bola Wilson resmi US Open di tengah terpaan angin kencang. Sementara itu, Alex de Minaur mengimbau para pemain untuk tidak berlarut dalam keluhan dan fokus mencari jalan keluar. Di sisi lain, Iga Swiatek juga terlihat terus beradaptasi dengan perubahan arah angin di Centre Court Toronto guna menemukan ritme pukulan yang pas. (*)

Banner Sponsor

Iklan