MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA — Universitas Hasanuddin (Unhas) menyabet Anugerah Program Inovasi Pembangunan Terpuji kategori Riset Global dan Inovasi Berdampak pada ajang detiktimur Awards 2026. Penghargaan ini menjadi wujud pengakuan atas langkah strategis Unhas dalam membangun ekosistem penelitian yang terhubung dengan jejaring internasional.
Penerimaan penghargaan ini diwakili langsung oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. Penyerahan anugerah berlangsung di Grand Ballroom Trans Hotel Jakarta pada Jumat (7/8/2026).
Baca juga: Satgas PPK Unhas dan UNY Perkuat Sistem Pencegahan Kekerasan di Kampus
detiktimur Awards merupakan ajang apresiasi tahunan yang digagas oleh detikSulsel, bagian dari detikcom untuk wilayah Indonesia Timur. Penghargaan ini menyasar para tokoh, lembaga, BUMD, korporasi, hingga instansi yang dinilai memberikan kontribusi nyata serta dampak positif bagi masyarakat kawasan timur Indonesia.
Rektor Unhas yang akrab disapa Prof. JJ mengungkapkan bahwa pengembangan riset terus menjadi fokus utama kampus. Langkah ini diambil guna meningkatkan mutu ilmu pengetahuan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat secara luas.

Menurutnya, ekspansi jejaring penelitian internasional kampus mengalami lonjakan signifikan. Jumlah riset global Unhas yang sebelumnya hanya berkisar di angka puluhan, saat ini telah berkembang pesat hingga mendekati angka seribu.
“Perkembangan tersebut memberi nilai yang signifikan dan tercermin dalam berbagai pemeringkatan dunia. Pengakuan terhadap Unhas juga semakin luas di tingkat internasional,” papar Prof. JJ.
Hasil riset Unhas terus diarahkan agar dapat diimplementasikan secara langsung oleh masyarakat, pemerintah, serta sektor industri. Kolaborasi dan penerapan inovasi menjadi kunci agar karya ilmiah tidak sekadar berhenti pada publikasi.
Baca juga: Perkuat Kolaborasi Riset dan Pendidikan, MGBKGI Gelar National Congress Perdana di Unhas
Pihak rektorat menilai penghargaan ini memberikan dorongan moral bagi seluruh sivitas akademika. Penghargaan dari detikSulsel tersebut diharapkan memperkuat komitmen Unhas dalam memupuk budaya penelitian yang berbasis pada dampak langsung.
“Apresiasi ini memberikan motivasi besar bagi sivitas akademika untuk terus meningkatkan reputasi Unhas dan memperluas kontribusi kepada masyarakat, industri, serta pemerintah. Semangat tersebut semakin terinternalisasi dalam setiap kegiatan akademik,” kata Prof. JJ.
Pemimpin Redaksi detikcom, Ardhi Suryadhi, menyampaikan bahwa penganugerahan ini dirancang untuk mengapresiasi berbagai pihak yang menghadirkan perubahan positif di kawasan timur Indonesia. Menurutnya, potensi serta keberhasilan pembangunan di wilayah nusantara timur perlu diangkat ke permukaan.
“Indonesia adalah negeri yang besar, terlalu besar jika hanya dilihat dari satu arah. Terlalu kaya jika hanya diceritakan dari satu sudut pandang. Di bentang timur nusantara ada banyak kisah tentang keberanian, inovasi, kepemimpinan, dan gotong royong,” tutur Ardhi.
Ardhi menegaskan, detiktimur Awards tidak dirancang sekadar sebagai seremoni tahunan. Acara ini merupakan bentuk penghormatan nyata atas kerja keras instansi pemerintah, dunia usaha, dan perguruan tinggi yang bertumbuh bersama masyarakat.
melalui pencapaian ini, Unhas berkomitmen menjaga arah pengembangan kampus agar senantiasa relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional, khususnya di kawasan Indonesia Timur. (*)

