Sekda Jufri Rahman Sebut Kolaborasi BUMN Perkuat Literasi Keuangan Siswa Sekolah Rakyat

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sekda Sulsel), Jufri Rahman, mengapresiasi dukungan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dalam memperkuat pelaksanaan Program Strategis Nasional Sekolah Rakyat.

Khususnya melalui peningkatan literasi keuangan, digitalisasi sekolah, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Hal itu disampaikan Jufri saat mendampingi Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf meninjau pelaksanaan program BNI Sahabat Sekolah Rakyat di halaman Sekolah Rakyat, Jalan Pajjaiyang, Makassar, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Mimpi yang Diberi Ruang” tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

Jufri mengatakan keterlibatan BUMN melalui program tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat kualitas pendidikan, terutama dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan di era digital.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga pembentukan karakter, kemandirian, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta kepedulian terhadap lingkungan.

“Pendidikan merupakan pilar utama dalam mencetak generasi emas bangsa. Namun, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh pembelajaran di dalam kelas, melainkan juga oleh kesiapan para siswa menghadapi tantangan dunia modern, digitalisasi, serta kepedulian terhadap lingkungan,” kata Jufri.

Ia menyebut terdapat tiga pilar utama dukungan BNI dalam program tersebut, yakni peningkatan literasi keuangan, digitalisasi Smart School, dan penerapan konsep Green School.

“Kami sangat bangga melihat tiga pilar utama bantuan yang disalurkan oleh BNI hari ini seperti peningkatan literasi keuangan, digitalisasi smart school, dan penerapan konsep green school,” ujarnya.

Jufri juga berpesan kepada para siswa agar memanfaatkan fasilitas dan kesempatan yang diberikan untuk menunjang proses pendidikan sekaligus mempersiapkan masa depan.

“Gunakanlah kesempatan dan fasilitas ini sebaik-baiknya. Belajarlah dengan tekun, kelola tabungan kalian dengan bijak dan jadilah generasi yang pintar, tangguh, serta peduli terhadap sesama dan lingkungan,” tuturnya.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan program BNI Sahabat Sekolah Rakyat merupakan bagian dari kolaborasi Kementerian Sosial dengan pemerintah daerah, dunia usaha, BUMN, dan berbagai pemangku kepentingan.

Menurut Gus Ipul, sapaan Saifullah Yusuf, semangat kolaborasi telah menjadi bagian dari penyelenggaraan Sekolah Rakyat sejak awal.

“Saya secara khusus berterima kasih kepada PT BNI (Persero) Tbk yang sejak awal mendampingi penyelenggaraan Sekolah Rakyat. BNI memberikan pendampingan kepada siswa Sekolah Rakyat dengan memperkuat literasi keuangan dan kepedulian terhadap lingkungan melalui fasilitasi pengelolaan sampah di Sekolah Rakyat,” kata Gus Ipul.

Ia menilai dukungan tersebut tidak hanya memberikan edukasi kepada siswa, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan asri.

Konsep tersebut, kata Gus Ipul, sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto mengenai pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, bersih, dan indah.

Gus Ipul juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak terhadap pembangunan infrastruktur Sekolah Rakyat. Keberadaan gedung permanen dinilai dapat semakin memperkuat kualitas layanan pendidikan bagi para siswa.

Gedung Sekolah Rakyat dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, mulai dari asrama siswa dan guru, ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, tempat ibadah, fasilitas olahraga, hingga sarana penunjang lainnya.

Gus Ipul menjelaskan, Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran secara umum seperti sekolah pada umumnya.

Peserta didik dijangkau berdasarkan data sosial ekonomi nasional. Selanjutnya, calon peserta mengikuti proses asesmen untuk memastikan kesesuaian dengan persyaratan yang telah ditetapkan.

Anak yang memenuhi persyaratan dan memperoleh persetujuan orang tua kemudian mengikuti tahapan pleno di tingkat kabupaten/kota hingga provinsi.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga mengapresiasi dukungan BNI dalam proses digitalisasi layanan Sekolah Rakyat.

Salah satunya melalui penggunaan kartu siswa yang terhubung dengan sistem sekolah. Sistem tersebut diharapkan dapat membantu pemantauan aktivitas siswa secara lebih terintegrasi.

Pemantauan tersebut mencakup berbagai aktivitas siswa, termasuk kegiatan pembelajaran, ibadah, hingga makan.

Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho mengatakan setiap anak memiliki mimpi dan cita-cita yang berbeda. Ada yang bercita-cita menjadi dokter, polisi, tentara, pengusaha, atlet, maupun profesi lainnya.

Menurut Eko, setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan masa depan.

“Apapun cita-citanya, setiap anak berhak memiliki kesempatan untuk belajar berkembang dengan mempersiapkan masa depan yang jauh lebih baik,” ucapnya.

Ia mengatakan pendidikan tidak hanya berfungsi memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, kemandirian, dan keberanian anak dalam mengejar cita-cita.

Karena itu, tema “Mimpi yang Diberi Ruang” dinilai relevan dengan semangat memberikan akses pendidikan sekaligus lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang siswa Sekolah Rakyat.

Selain dukungan digitalisasi, BNI juga memberikan bantuan tabungan kepada siswa Sekolah Rakyat.

Program tersebut diarahkan untuk membangun kebiasaan menabung sekaligus mengenalkan pengelolaan keuangan sejak dini.

Kolaborasi pemerintah dan dunia usaha melalui program tersebut memperkuat ekosistem Sekolah Rakyat yang tidak hanya berorientasi pada akses pendidikan.

Program tersebut juga mencakup pengembangan karakter dan kemandirian siswa, literasi keuangan, kecakapan digital, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Bagi Sulawesi Selatan, dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi dan mewujudkan cita-citanya. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan