MENITNEWS.CO.ID, MOROWALI — PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari MIND ID, mulai membangun Fire Shelter permanen pertama di Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Pembangunan fasilitas tersebut ditandai dengan groundbreaking atau peletakan batu pertama di Desa Kolono, Kecamatan Bungku Timur, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan itu dihadiri Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf, jajaran Pemerintah Kabupaten Morowali, Dinas Pemadam Kebakaran, Camat Bungku Timur, para kepala desa, serta sejumlah pemangku kepentingan.
Kehadiran Fire Shelter ini ditujukan untuk mendekatkan layanan penanganan kebakaran sekaligus mempercepat respons terhadap kondisi darurat di wilayah Bungku Timur.
Kecamatan Bungku Timur saat ini dihuni sekitar 15.560 jiwa yang tersebar di 10 desa. Wilayah tersebut memiliki berbagai fasilitas publik dan aktivitas masyarakat yang terus berkembang, namun belum memiliki pos pemadam kebakaran permanen.
Selama ini, dukungan tanggap darurat terdekat berada di Kecamatan Bungku Tengah dengan estimasi waktu respons sekitar 55 hingga 70 menit.
Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam penanganan kebakaran ketika keadaan darurat terjadi.
Head of Bahodopi Mine Project Expansion PT Vale Indonesia, Goenawan Kukuh, mengatakan pembangunan Fire Shelter merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keselamatan masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas daerah di wilayah operasional perusahaan.
“Keberadaan Fire Shelter ini merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan mitigasi dan penanganan kebakaran kepada masyarakat Bungku Timur. Kami berharap fasilitas ini dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun lingkungan yang lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi keadaan darurat,” ujar Kukuh.
Menurut dia, pembangunan fasilitas tersebut juga menjadi bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang berkelanjutan. Program ini sekaligus mendukung pelaksanaan amanat IUPK dan Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RI-PPM).
“Program ini sejalan dengan nilai-nilai CARES yang kami jalankan serta mendukung pilar Sosial dan Budaya dalam RKAB yang telah disetujui, khususnya pada aspek penguatan ketahanan masyarakat dan kesiapsiagaan bencana,” katanya.

Sementara itu, Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf mengapresiasi dukungan PT Vale dalam pembangunan Fire Shelter tersebut.
Menurut Iksan, inisiatif tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat sistem mitigasi kebakaran di tingkat kecamatan, khususnya di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan pemadam kebakaran.
“Kami sangat mengapresiasi komitmen dan respons cepat PT Vale dalam mendukung upaya pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, khususnya kebakaran. Ini merupakan inisiatif yang sangat baik dan menjadi langkah awal yang dapat menginspirasi kolaborasi serupa di wilayah lain,” ujar Iksan.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat memiliki peran penting dalam membangun ketahanan daerah secara berkelanjutan, terutama di wilayah yang sedang berkembang.
Iksan juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga iklim investasi yang kondusif sehingga berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dapat terus berjalan.
“Mari kita terus memperkuat kolaborasi bersama. Kita perlu menjaga investasi yang ada agar dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk melalui inisiatif seperti pembangunan Fire Shelter ini. Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga hubungan yang harmonis dan saling mendukung dengan perusahaan,” katanya.
Menurut dia, kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pembangunan fasilitas di Bungku Timur, tetapi dapat diperkuat dan direplikasi di wilayah lainnya.
“Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus diperkuat demi meningkatkan keselamatan masyarakat serta dapat direplikasi di kecamatan maupun desa lainnya,” ujar Iksan.
Pembangunan Fire Shelter merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Vale yang berfokus pada keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat memperpendek waktu respons penanganan kebakaran, memperkuat perlindungan masyarakat dan aset publik, serta meningkatkan kapasitas daerah dalam menghadapi risiko bencana.
Melalui pembangunan fasilitas ini, PT Vale juga mendorong penguatan sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih aman, responsif, dan tangguh terhadap potensi kebakaran. (Adv)



