MENITNEWS.CO.ID, BULUKUMBA — Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, resmi menjalin kerja sama pembangunan antardaerah dengan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, yang kini berstatus sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dan Bupati PPU Mudyat Noor. Penandatanganan ini berlangsung di sela-sela pembukaan Festival Pinisi XVI Tahun 2026 di kawasan Pantai Merpati, Bulukumba.
Kolaborasi ini langsung ditindaklanjuti melalui dua Perjanjian Kerja Sama (PKS) tingkat teknis dinas. Lingkup kerja sama tersebut mencakup fasilitasi perdagangan antardaerah, pasokan komoditas, serta pengembangan dan pemasaran produk pertanian.
Dinas Perdagangan dan Industri Bulukumba bersama Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan PPU diplot untuk memperlancar distribusi serta pemasaran produk lokal kedua wilayah. Sementara itu, sektor hulu diperkuat lewat kerja sama antara Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bulukumba dengan Dinas Pertanian PPU.
Bupati PPU Mudyat Noor menyatakan bahwa kolaborasi antardaerah menjadi kunci penting untuk mengoptimalkan potensi lokal masing-masing wilayah. Menurutnya, kerja sama perdagangan dan pertanian ini krusial dalam memperluas jangkauan pasar produk unggulan daerah.
“Potensi yang dimiliki setiap daerah dapat dikembangkan lebih optimal apabila didukung kerja sama yang baik, terutama dalam perdagangan dan pemasaran produk unggulan,” ujar Mudyat Noor.
Hubungan Kultural dan Jalur Rute Kunjungan

Selain agenda pemerintahan, kunjungan rombongan PPU yang berjumlah sembilan orang—termasuk Sekretaris Daerah PPU—ke Sulawesi Selatan juga diwarnai kedekatan emosional. Mudyat Noor menyebut dirinya memiliki garis keturunan Sulawesi Selatan dari pihak ayah yang berasal dari Kabupaten Sinjai.
Sebelum tiba di Bulukumba, rombongan PPU sempat melawat ke Kabupaten Sinjai dan kawasan adat Kajang, sebelum menikmati destinasi wisata Tanjung Bira. Dalam lawatan tersebut, Bupati PPU turut mengapresiasi kekayaan pariwisata dan kebudayaan yang dimiliki Bulukumba.
“Perjalanan kami dari Sinjai ke Kajang, kemudian terakhir ke Tanjung Bira sangat luar biasa. Jadi memang di Sulawesi khususnya Bulukumba punya kawasan pariwisata yang indah,” ungkap Mudyat Noor.
Kehadiran rombongan Kalimantan Timur ini turut disaksikan oleh jajaran kepala daerah tetangga, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Sinjai serta Bupati Jeneponto, bersama perwakilan Kementerian Pariwisata.
Relevansi Strategis bagi Rantai Pasok IKN

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menyambut baik kehadiran rombongan Pemkab PPU di tengah momentum perhelatan budaya Festival Pinisi XVI. Kerja sama ini dinilai memberikan kehormatan sekaligus peluang ekonomi bagi para pelaku usaha lokal.
Bagi Sulawesi Selatan, posisi PPU sebagai lokasi pembangunan IKN membuka peluang besar sebagai pasar baru bagi komoditas pangan dan produk industri kecil menengah (IKM). Melalui sinergi sektor pertanian dan perdagangan ini, arus pasokan komoditas dari daerah-daerah di Sulawesi Selatan ke kawasan ibu kota baru diharapkan semakin lancar dan terstruktur. (*)



