Lewat Fun Walk 3K, BPJS Kesehatan Perkuat Edukasi dan Kesadaran Program JKN

MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA — BPJS Kesehatan memperkuat edukasi mengenai pentingnya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui kegiatan Fun Walk 3K, Kolaborasi Pentahelix Jaminan Sosial di kawasan Car Free Day (CFD) Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (27/9/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga dimanfaatkan untuk mendorong penerapan pola hidup sehat sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai Program JKN dan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Akmal Budi Yulianto mengatakan, kegiatan Fun Walk merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif untuk mendorong masyarakat lebih aktif menjaga kesehatan.

“Kegiatan ini merupakan agenda BPJS Kesehatan dalam rangka promotif dan preventif untuk menjaga kesehatan kita bersama. Kesehatan itu mahal, sehingga pola hidup sehat perlu dibangun sejak dini, mulai dari pola makan hingga aktivitas sehari-hari,” ujar Akmal dalam keterangan tertulis, Senin (28/9/2026).

Menurut Akmal, kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat tersebut juga menjadi ruang interaksi dan edukasi sekaligus memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan dalam meningkatkan kesadaran terhadap jaminan sosial.

Ia menilai kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, pelaku usaha, Karang Taruna, dan pemangku kepentingan lainnya diperlukan untuk memperluas edukasi mengenai kesehatan sekaligus mendukung keberlanjutan Program JKN.

“Kami ingin semakin mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus mengajak berbagai unsur, termasuk Karang Taruna, pemerintah, pelaku usaha, dan stakeholder lainnya untuk bersama-sama mendukung penguatan JKN dan menjaga kesehatan masyarakat,” katanya.

Akmal berharap kebiasaan hidup sehat dapat mulai diterapkan sejak usia muda. Menurutnya, upaya tersebut penting untuk menekan risiko penyakit sekaligus mengurangi potensi beban biaya kesehatan pada masa mendatang.

Dalam kesempatan itu, Akmal juga mengajak masyarakat memanfaatkan berbagai kanal layanan BPJS Kesehatan, baik secara tatap muka maupun digital.

Masyarakat dapat mengakses layanan non-tatap muka melalui WhatsApp PANDAWA di nomor 0811-8165-165, Care Center 165, serta berbagai fitur layanan yang tersedia dalam aplikasi Mobile JKN.

Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Ali Maulana Hakim mengapresiasi pelaksanaan Fun Walk 3K tersebut.

Menurut Ali, menjaga kesehatan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak dan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah atau lembaga yang bergerak di bidang kesehatan.

“Kesehatan bukan hanya urusan pemerintah atau BPJS Kesehatan, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua. Jangan sampai hanya pemerintahnya yang sehat, tetapi masyarakatnya tidak,” jelas Ali.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan jaminan kesehatan harus diiringi dengan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.

Menurutnya, perlindungan melalui jaminan kesehatan tidak seharusnya membuat masyarakat mengabaikan upaya pencegahan penyakit.

“Jangan sampai adanya jaminan membuat kita terlena. Konsepnya adalah kita sama-sama menjaga kesehatan. Hari ini kita sama-sama berolahraga dan menjaga kesehatan, sehingga Jakarta bisa menjadi kota yang sehat dan tangguh,” ujar Ali.

Selain olahraga bersama, peserta Fun Walk juga mendapatkan edukasi mengenai Skrining Riwayat Kesehatan. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat mengenali faktor risiko penyakit sejak dini.

Edukasi tersebut diharapkan semakin meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi kesehatan sekaligus mendorong penerapan pola hidup sehat secara berkelanjutan.

Salah satu peserta Fun Walk, Ayudia, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Selain berolahraga, ia mendapatkan kesempatan memperoleh informasi mengenai Program JKN dan layanan BPJS Kesehatan.

“Tadi awalnya saya cuma mau ikut Fun Walk saja, ternyata ada Mobil BPJS Keliling juga. Jadi sekalian saya tanya tentang proses perubahan data peserta milik ibu saya,” kata Ayudia.

Ia menjelaskan, sebelumnya fasilitas kesehatan (faskes) ibunya terdaftar di Bogor dan hendak dipindahkan ke Jakarta. Petugas kemudian mengarahkan dirinya menggunakan aplikasi Mobile JKN.

“Saya diarahkan petugas melalui Mobile JKN dan ternyata mudah. Jadi saya dapat sehatnya, dapat kemudahan juga dalam mengurus BPJS Kesehatan,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, BPJS Kesehatan tidak hanya mendorong aktivitas fisik masyarakat, tetapi juga menghadirkan edukasi dan informasi layanan JKN secara langsung.

Kolaborasi pentahelix diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat sekaligus memperkuat kesadaran untuk menjaga kesehatan dan memanfaatkan layanan JKN BPJS Kesehatan secara optimal. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan