Pemkot Makassar Tanggung Jaminan Sosial 81 Ribu Pekerja Rentan, Termasuk Ojek Daring

Sapa Pengemudi Gojek, Munafri Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan dan Jaminan Sosial (Foto: Istimewa)

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar mencatat sebanyak 81.466 pekerja rentan di Kota Makassar telah tercover perlindungan jaminan sosial tenaga kerja. Program perlindungan ini menyasar kelompok informal, termasuk pengemudi transportasi daring yang menjadi tulang nafkah keluarga.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyatakan bahwa perlindungan ini diberikan melalui Program Makassar Berbagi Jaminan Sosial (Makassar Berjasa). Skema ini mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Dari total penerima manfaat tersebut, sekitar 45.000 pekerja rentan juga mendapatkan jaminan tambahan berupa Jaminan Hari Tua (JHT).

Lindungi Tulang Punggung Keluarga

Siapkan Jaminan BPJS Ketenagakerjaan, Munafri: Pengemudi Gojek Harus Sehat, Keluarga Juga Terlindungi (Foto: Istimewa)

Munafri menyampaikan hal tersebut saat menyapa mitra pengemudi Gojek dalam kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Nipah Mall, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (1/10/2026).

Menurut Munafri, kepastian jaminan sosial sangat krusial bagi keluarga pekerja sektor informal yang rentan terhadap risiko ekonomi. Kehilangan penghasilan akibat kecelakaan kerja atau kematian pencari nafkah utama berdampak langsung pada keberlangsungan hidup anggota keluarga.

“Jaminan BPJS inilah yang akan memberikan kekuatan kepada mereka bahwa di dalam konsentrasi bekerja ada negara yang menjamin kehidupan keluarga mereka, ada negara yang terus memperhatikan kehidupan mereka,” kata Munafri.

Imbauan Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Munafri Arifuddin Ajak Pekerja Daring Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis dan Jaminan Sosial (Foto: istimewa)

Selain perlindungan jaminan sosial, Munafri menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin bagi para pekerja lapangan. Ia menilai deteksi dini penyakit amat penting dilakukan tanpa harus menunggu munculnya gejala fisik.

Dalam kesempatan itu, ia mendorong agar program pemeriksaan kesehatan serupa tidak hanya berhenti pada para pengemudi, tetapi juga dapat diperluas hingga mencakup anggota keluarga mereka.

Munafri turut mengingatkan para pengemudi ojek daring agar senantiasa mengutamakan keselamatan saat berkendara di jalan raya dan mematuhi aturan lalu lintas.

“Sinergi kita diperkuat sehingga kesehatan masyarakat, khususnya kelompok pekerja yang menjadi tulang punggung keluarga, dapat menjadi perhatian bersama,” ujar Munafri mengapresiasi kolaborasi dengan penyedia layanan transportasi daring tersebut. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan