MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas) memperluas cakupan layanan dukungan psikologis dengan melibatkan pusat layanan disabilitas dalam perayaan Mental Health Day 2026. Kegiatan yang dihelat di pelataran Gedung IPTEKS Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, ini dirancang untuk menjangkau seluruh elemen sivitas akademika tanpa terkecuali.
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Pengembangan Talenta, dan Kesejahteraan Unhas, Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., menyatakan bahwa kesejahteraan psikologis memegang peran krusial yang sejajar dengan capaian akademik. Menurutnya, lingkungan kampus yang sehat menuntut kehadiran empati dan kepedulian nyata terhadap kondisi mental setiap individu, termasuk penyandang disabilitas.
Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bagian dari kerangka program UNHAS PRIME (Physical-Psychological Resilience, Intervention, and Medical Ecosystem). Program tersebut difokuskan untuk membangun ketahanan fisik dan psikologis secara terpadu di lingkungan perguruan tinggi.
Direktur Kesejahteraan dan Kinerja Unhas, Dr. Nur Arifah, SKM., M.A., melalui keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa institusi berupaya menyediakan ruang aman bagi sivitas akademika. Ruang tersebut diproyeksikan agar setiap individu dapat menyampaikan pengalaman emosional serta memperoleh dukungan profesional tanpa rasa takut akan stigma atau penghakiman sosial.
Ragam Layanan dan Edukasi Publik

Rangkaian acara diisi dengan berbagai fasilitas pendukung kesehatan mental bagi peserta. Di antaranya adalah sesi talk show, Art Therapy Corner sebagai wadah ekspresi kreatif melalui media seni, serta Pojok Screening untuk pemeriksaan awal kondisi emosional.
Selain itu, panitia menyediakan layanan konseling langsung guna memberikan pendampingan psikologis bagi peserta yang membutuhkan. Kampanye ini juga diperluas ke luar gerbang kampus melalui kegiatan Walk for Mental Health yang melibatkan partisipasi masyarakat luas.
Inisiatif ini sekaligus merefleksikan keselarasan institusi dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) poin ketiga, yakni memastikan kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan bagi seluruh kalangan. (*)



