MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) menyoroti pentingnya pembukaan lapangan kerja dan kegiatan produktif bagi warga yang belum memiliki pekerjaan tetap sebagai upaya menjaga keharmonisan serta keamanan daerah.
Hal tersebut disampaikan Kapolda Sulsel, Irjen. Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, saat menerima kunjungan pengurus Indonesia Off-Road Federation (IOF) Pengda Sulsel dan Japan Klub Offroad Community (JKOC) Makassar di Kota Makassar, Rabu (21/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, kepolisian menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, melainkan juga pada kesejahteraan dan keterlibatan aktif elemen masyarakat.

Kapolda menekankan bahwa masyarakat yang belum berpenghasilan tetap perlu diarahkan pada kegiatan yang bernilai ekonomi. Langkah ini dinilai strategis untuk meminimalisasi potensi gangguan keamanan sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi dari tingkat bawah.
Sektor usaha dan pengelola fasilitas publik menyambut dorongan tersebut. Ketua IOF Pengda Sulsel yang juga menjabat Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, menyatakan bahwa penataan tenaga kerja informal seperti juru parkir di Makassar menjadi salah satu bentuk nyata pemberdayaan masyarakat yang sejalan dengan keteraturan kota.
Sektor industri properti turut melihat keterkaitan erat antara stabilitas keamanan dan iklim usaha. Ketua Real Estate Indonesia (REI) Sulsel sekaligus Ketua JKOC Makassar, H. Badris Salam, menilai jaminan keamanan merupakan fondasi utama bagi masuknya investasi di daerah.
Menurut Badris, industri perumahan dan pembangunan daerah membutuhkan iklim yang kondusif agar mampu menyerap tenaga kerja secara berkelanjutan serta mendorong roda perekonomian lokal. (*)



