MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Makassar, mengajak seluruh kader PKK dan masyarakat umum bergabung dalam Koperasi Konsumen Keluarga Sejahtera.
Koperasi ini diharapkan menjadi wadah pemberdayaan ekonomi bersama untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui semangat gotong royong dan kemandirian.
Ajakan tersebut disampaikan dalam peluncuran logo resmi Koperasi Konsumen Keluarga Sejahtera TP PKK Kota Makassar yang berlangsung di Atrium Trans Studio Makassar, Jumat (23/10/2026).
Peluncuran logo ini menjadi bagian dari rangkaian Pameran UMKM dan Jambore TP PKK Kota Makassar dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan koperasi kepada kader PKK dan masyarakat luas.
Koperasi Konsumen Keluarga Sejahtera sebelumnya telah diresmikan pada 5 Oktober 2026 dalam kegiatan Capacity Building TP PKK Kota Makassar di Hotel Novotel Makassar. Peluncuran logo resmi menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat identitas koperasi sekaligus memperluas partisipasi masyarakat.
Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, mengatakan peluncuran logo koperasi bukan sekadar memperkenalkan identitas baru, melainkan juga menegaskan pentingnya kebersamaan dalam membangun kemandirian ekonomi keluarga.
“Melalui peluncuran logo koperasi, kita juga ingin menegaskan pentingnya semangat kebersamaan dan pemberdayaan ekonomi. Koperasi bukan sekadar wadah usaha, melainkan simbol gotong royong, kemandirian, dan kekuatan kolektif untuk meningkatkan kesejahteraan anggota serta keluarga,” ujarnya.
Melinda mengajak seluruh kader TP PKK memanfaatkan keberadaan koperasi sebagai wadah bersama untuk mengembangkan potensi ekonomi, memenuhi kebutuhan keluarga, serta membangun kemandirian melalui partisipasi aktif para anggota.
Menurutnya, koperasi diharapkan dapat berkembang menjadi sarana pemberdayaan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat.
Dengan dukungan dan keterlibatan bersama, koperasi juga diharapkan semakin memperkuat peran PKK dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kota Makassar.
“Dengan dukungan serta partisipasi bersama, koperasi diharapkan mampu memperkuat peran PKK dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga,” katanya.
Sementara itu, Ketua Koperasi Konsumen Keluarga Sejahtera TP PKK Kota Makassar, Prof. Dr. Ir. Hadijah Mahyuddin, M.Si., menjelaskan bahwa keanggotaan koperasi tidak terbatas pada kader PKK. Masyarakat umum yang berminat juga dipersilakan bergabung.

“Ini telah diluncurkan dan kami sampaikan kepada ibu-ibu, ini terbuka untuk semua anggota PKK, termasuk juga masyarakat umum yang ingin menjadi anggota,” ujarnya.
Hadijah menjelaskan, pembentukan koperasi bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota melalui pengelolaan usaha yang mengedepankan prinsip kebersamaan dan partisipasi aktif.
Salah satu manfaat yang dapat diperoleh anggota adalah kesempatan mendapatkan Sisa Hasil Usaha (SHU) apabila koperasi mencatatkan keuntungan.
Dengan demikian, anggota tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan ekonomi bersama, tetapi juga berpeluang menikmati manfaat dari hasil usaha koperasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, dalam kegiatan tersebut koperasi menyediakan penawaran paket sembako seharga Rp50.000 melalui tenant promosi sembako yang tersedia di lokasi pameran.
Hadijah mengimbau kader PKK dan masyarakat yang berminat agar segera mendaftarkan diri menjadi anggota.
Proses pendaftaran telah didukung fasilitas kode batang atau barcode untuk memudahkan calon anggota mengakses layanan pendaftaran.
“Karena itu, Ibu-ibu yang ingin mendapatkan manfaat dari koperasi ini, silakan mendaftar. Kami telah menyiapkan barcode untuk memudahkan proses pendaftaran. Mari manfaatkan kesempatan ini agar kita semua bisa mendapatkan kesejahteraan dari koperasi,” ajaknya.
Melalui peluncuran logo dan sosialisasi keanggotaan, TP PKK Kota Makassar berharap Koperasi Konsumen Keluarga Sejahtera semakin dikenal dan memperoleh dukungan luas dari masyarakat.
Kehadiran koperasi ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah pemenuhan kebutuhan anggota, tetapi juga mendorong tumbuhnya partisipasi ekonomi yang berkelanjutan di lingkungan keluarga.
Dengan mengedepankan kebersamaan, gotong royong, dan kemandirian, koperasi diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antarkader PKK serta membuka peluang bagi masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi produktif.
Langkah tersebut sejalan dengan upaya TP PKK Kota Makassar dalam memperkuat pemberdayaan keluarga, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi berbasis komunitas. (*)



