MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA – Direktur Kreatif Dior asal Irlandia Utara, Jonathan Anderson, resmi terungkap sebagai perancang gaun haute couture yang dikenakan Taylor Swift dalam pernikahannya dengan bintang NFL, Travis Kelce.
Meski foto-foto pernikahan tersebut belum dipublikasikan karena mengikuti strategi komunikasi tim Taylor Swift, rumah mode Dior telah mengonfirmasi bahwa Swift menjadi pengantin pertama yang mengenakan gaun haute couture rancangan Jonathan Anderson sejak ia bergabung dengan Dior pada tahun lalu.

Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce berlangsung pada Jumat (4/7) di Madison Square Garden, New York, bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat. Acara tersebut langsung menjadi sorotan dunia hiburan dan mode.
Pilihan Taylor Swift mengenakan Dior dinilai cukup mengejutkan. Banyak penggemar sebelumnya memperkirakan pelantun Miss Americana itu akan memilih desainer asal Amerika Serikat sebagai simbol identitasnya. Saat mengumumkan pertunangan pada tahun lalu, Swift dan Kelce diketahui mengenakan busana rancangan Ralph Lauren.
Gaun pengantin tersebut dibuat secara eksklusif melalui kolaborasi antara Jonathan Anderson dan pasangan pengantin. Seluruh proses pengerjaan dilakukan secara handmade di atelier Dior di Paris.

Tak hanya gaun, detail busana lainnya juga berasal dari rumah mode Prancis. Taylor Swift mengenakan perhiasan dari Cartier, sementara sepatu pengantin pasangan itu dibuat khusus oleh Christian Louboutin.
Pilihan Dior juga dianggap sebagai langkah yang tidak biasa bagi Taylor Swift. Selama ini, penyanyi tersebut dikenal jarang tampil di peragaan busana internasional dan lebih identik dengan citra sederhana dibandingkan dunia mode kelas atas.
Di sisi lain, Jonathan Anderson dikenal sebagai desainer dengan pendekatan avant-garde dan konsep artistik yang kuat. Meski demikian, beberapa bulan sebelum pernikahan, Swift beberapa kali terlihat menggunakan tas tangan Dior, yang kini dianggap sebagai petunjuk awal atas kolaborasi tersebut.
Pengumuman Dior juga menarik perhatian karena memberikan porsi yang sama terhadap busana Travis Kelce. Hal ini menunjukkan bahwa gaya dan fesyen menjadi bagian penting dari identitas pasangan tersebut.
Kelce sendiri belakangan semakin aktif di industri mode setelah mengumumkan kolaborasi dengan Tommy Hilfiger, sehingga penampilannya pada hari pernikahan juga menjadi perhatian publik.
Bagi Dior, keberhasilan merancang busana untuk pernikahan yang dijuluki sebagai “pernikahan kerajaan Amerika” menjadi pencapaian prestisius di tengah persaingan industri mode mewah dunia.
Persaingan Dior dengan Chanel juga semakin menarik setelah kedua rumah mode tersebut memasuki era kepemimpinan kreatif baru. Sebelumnya, Chanel mendapat sorotan lewat busana pernikahan Dua Lipa. Namun, keterlibatan Dior dalam pernikahan Taylor Swift dinilai memiliki dampak publikasi yang jauh lebih besar.
Minggu depan, Dior dan Chanel dijadwalkan kembali bersaing di panggung Paris Haute Couture Week dengan mempersembahkan koleksi terbaru mereka dalam rentang waktu hanya 24 jam. (*)

