Bupati Pangkep: Jangan Biarkan Gawai Mengasuh Anak, Peran Ayah Kunci Membangun Generasi Berkualitas

ads
ads
ads

MENITNEWS.CO.ID, PANGKEP — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadikan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Kabupaten Pangkep, baru-baru ini, sebagai momentum memperkuat peran keluarga dalam menghadapi tantangan era digital.

Salah satu pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya kehadiran ayah dalam pengasuhan anak sebagai fondasi membangun generasi yang berkarakter.

Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital membawa tantangan besar bagi tumbuh kembang anak. Menurutnya, keluarga, khususnya sosok ayah, harus hadir tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara emosional agar mampu membentuk karakter dan kepribadian anak secara optimal.

“Pada momentum ini, saya ingin berpesan khusus kepada para Ayah. Kehadiran fisik dan kedekatan emosional Anda adalah penentu kestabilan struktur kepribadian anak. Jangan biarkan anak-anak kita tumbuh dalam fenomena fatherless country, dimana Ayah hadir secara fisik, namun absen secara psikologis,” ujar Yusran, Senin (6/7/2026).

Ia menekankan bahwa tanggung jawab seorang ayah tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan ekonomi keluarga. Lebih dari itu, ayah juga harus aktif mendampingi, berkomunikasi, serta memberikan perhatian terhadap perkembangan anak dalam kehidupan sehari-hari.

Yusran juga mengajak seluruh orang tua untuk lebih bijaksana dalam penggunaan gawai di lingkungan keluarga. Menurutnya, komunikasi yang hangat antara orang tua dan anak merupakan langkah efektif untuk mengurangi dampak negatif penggunaan perangkat digital.

“Kekosongan ini sering kali digantikan oleh musuh di dalam rumah, gawai. Jangan biarkan masa depan dan pola pikir anak-anak kita dikuasai oleh algoritma digital yang tidak bermoral. Jangan biarkan meja makan sunyi karena semua sibuk menatap layar. Wahai para ayah, letakkan gawai Anda di rumah, peluk anak-anakmu, ajak mereka berdialog, dan batasi waktu layar mereka pada hal-hal yang produktif,” tegas Bupati Pangkep.

Sementara itu, Kepala DP2KBP3A Kabupaten Pangkep, St. Nurliah Sanusi, menjelaskan bahwa Harganas 2026 mengusung tema “Ayah Wajib Hadir” sebagai pengingat bahwa kehadiran ayah merupakan bagian penting dalam menciptakan keluarga yang harmonis, tangguh, dan berkualitas.

Menurutnya, peran ayah tidak hanya sebatas mencari nafkah, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan seluruh anggota keluarga sehingga tercipta hubungan yang saling menguatkan.

“Jadi memang diharapkan di sini bahwa peranan seorang ayah tidak hanya untuk mencari nafkah tetapi bagaimana mendekatkan diri kepada keluarga untuk saling bisa bahu-membahu dalam keluarga, saling menguatkan antara satu keluarga,” katanya.

Nurliah menambahkan, DP2KBP3A Kabupaten Pangkep terus memperkuat pembinaan keluarga hingga tingkat desa dan kelurahan melalui penerapan delapan fungsi keluarga. Program tersebut didukung berbagai kegiatan kelompok yang melibatkan masyarakat sebagai upaya meningkatkan kualitas kehidupan keluarga.

“Jadi salah satu adalah di satu desa ataupun kampung itu kami memperkuat kegiatan kita dengan delapan fungsi keluarga yang diterapkan di dalamnya, kemudian ada kegiatan-kegiatan kelompok di setiap unit yang ada di desa dan kelurahan,” jelasnya.

Ia berharap peringatan Hari Keluarga Nasional tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh keluarga untuk memperkuat komunikasi antara orang tua dan anak, meningkatkan kualitas pengasuhan, serta mengurangi ketergantungan anak terhadap penggunaan gawai.

“Yang paling utama adalah bagaimana anak-anak kita bisa hidup dengan baik, kemudian bagaimana cara meredam supaya anak-anak tidak terlalu banyak menggunakan gadget sehingga peranan kita semua dalam keluarga bisa saling berkomunikasi dengan baik dan tujuan menjadi keluarga berkualitas dapat tercapai,” pungkas Bupati Pangkep. (*)

Banner Sponsor

Iklan