MENITNEWS.CO.ID, BULUKUMBA — Pemerintah Kabupaten Bulukumba resmi menjajaki kerja sama strategis dengan perusahaan asal Jepang, Waqua Inc., untuk menerapkan teknologi penyulingan air laut dan air payau menjadi air siap minum.
Kesepakatan awal ini ditandai melalui penandatanganan Pernyataan Kehendak atau Letter of Intent (LoI) di Gedung Pinisi, Bulukumba, Senin (24/8/2026).
Kerja sama tersebut berfokus pada pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) skala kecil yang terdesentralisasi guna memperkuat ketahanan air daerah.
Ruang lingkup kesepakatan mencakup pemetaan kebutuhan, uji kualitas air, penentuan lokasi percontohan, uji coba teknis, hingga perancangan sistem yang disesuaikan dengan kondisi geografis wilayah pesisir.
Bulukumba Raih Juara 1 Kader dan Posyandu Berprestasi Tingkat Sulawesi Selatan 2026
Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, menegaskan bahwa kehadiran Waqua Inc. yang dipimpin langsung oleh sang Presiden, Toru Matsuoka, merupakan solusi konkret bagi wilayah pesisir dan kepulauan yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih.
”Teknologi ini memproses air laut atau air payau menjadi air yang bisa langsung diminum tanpa harus dimasak terlebih dahulu. Mesin ini juga fleksibel karena dapat dioperasikan menggunakan energi terbarukan seperti panel surya maupun genset,” ujar Bupati Muchtar.

Guna membuktikan efektivitasnya, rombongan Waqua Inc. bersama jajaran Pemkab Bulukumba menggelar aksi demonstrasi alat di Dermaga Kolam Labuh Bentenge.
Air laut yang diolah menggunakan mesin Waqua terbukti langsung higienis dan dikonsumsi secara merata oleh para pejabat serta warga yang hadir di lokasi.
Presiden Waqua Inc., Toru Matsuoka, mengungkapkan bahwa proyek ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Jepang. Ia mengibaratkan kolaborasi ini seperti perahu Pinisi yang berlayar bersama menuju satu tujuan, yakni membuka akses air bersih di daerah terpencil.
Inovasi ini juga menarik perhatian wilayah tetangga. Kepala Dinas PUTR Kabupaten Selayar, Musytari, turut hadir memantau jalannya uji coba dan menyatakan minatnya untuk mereplikasi teknologi ini di wilayah kepulauan Selayar.
Baca Juga : Bulukumba Mulai Bangun Masjid Terapung Pantai Merpati, Tancapkan 76 Tiang Pancang
Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak menargetkan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) resmi dalam jangka waktu paling lambat satu tahun.
Jika implementasi awal berjalan sukses, Waqua Inc. berencana membangun pabrik perakitan mesin di Sulawesi Selatan agar harga perangkat penyulingan tersebut dapat diproduksi secara lebih terjangkau. (*)

