MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PT PELNI meraih penghargaan kategori Upcycling Materials Innovation dalam ajang ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 yang diselenggarakan Republika di Jakarta.
Penghargaan tersebut diberikan atas inovasi PELNI melalui program Upcycle Life Jacket, yakni pemanfaatan kembali jaket pelampung (life jacket) yang telah habis masa pakainya menjadi produk bernilai tambah, seperti sepatu ramah lingkungan dan tas jinjing (tote bag).
Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Utama PELNI, Budi Setyawan Wijaya. Penyerahan dilakukan oleh Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Febrian Alphyanto Ruddyard, bersama Direktur Republika, Rangga Danu Prasetyo.
Melalui program tersebut, PELNI berupaya mengurangi limbah operasional sekaligus mendorong penerapan ekonomi sirkular di sektor transportasi laut. Inisiatif ini juga menghasilkan produk yang mengutamakan pemanfaatan material daur ulang.
Sepatu ramah lingkungan yang dihasilkan dari program tersebut menggunakan material daur ulang hingga 70 persen dari keseluruhan komponennya. Selain mengurangi limbah, proses pengolahan kembali material ini turut memberikan manfaat bagi lingkungan, termasuk potensi pencegahan emisi karbon hingga 5,244 kilogram CO2-eq serta penghematan penggunaan air untuk setiap pasang produk.
Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen PELNI dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) atau lingkungan, sosial, dan tata kelola secara berkelanjutan di berbagai lini bisnis perusahaan.
Kepala Cabang PELNI Makassar, Ridwan Mandaliko, mengatakan penghargaan tersebut menjadi kebanggaan bagi seluruh insan PELNI, termasuk jajaran perusahaan di Makassar.

“Kami di Cabang Makassar bangga atas penghargaan ini. Program Upcycle Life Jacket membuktikan bahwa keselamatan pelayaran dan kepedulian lingkungan bisa berjalan beriringan. Perlengkapan keselamatan yang sudah tidak terpakai pun masih bisa memberi manfaat baru bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Ridwan, Sabtu (24/10/2026).
Menurut Ridwan, inovasi tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan perlengkapan keselamatan yang telah mencapai akhir masa pakainya dapat dilakukan dengan pendekatan yang lebih berkelanjutan.
Dengan demikian, material yang sebelumnya berpotensi menjadi limbah dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk yang memiliki nilai guna.
Ia menambahkan, sebagai salah satu simpul penting dalam jaringan pelayaran PELNI, Cabang Makassar berkomitmen mendukung penerapan prinsip ESG dalam kegiatan operasional sehari-hari.
“Kami akan terus memperkuat semangat inovasi dan kolaborasi bersama para pemangku kepentingan di Sulawesi Selatan untuk mendukung keberlanjutan bisnis, kelestarian lingkungan, dan kemajuan transportasi laut Indonesia. Kami juga mengajak masyarakat dan pengguna jasa untuk bersama menjaga kebersihan kapal dan pelabuhan,” tutupnya.
Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 ini memperkuat upaya PELNI dalam mengembangkan inovasi yang tidak hanya mendukung operasional perusahaan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kelestarian lingkungan.
Melalui kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, PELNI diharapkan terus mengembangkan praktik bisnis berkelanjutan serta memperluas pemanfaatan material daur ulang untuk mendukung transportasi laut yang lebih ramah lingkungan. (*)



