MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Kota Makassar menjadi tuan rumah Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tingkat Nasional Tahun 2026.
Pelaksanaan agenda nasional ini turut mendapat dukungan dari perangkat daerah Pemerintah Kota Makassar, termasuk Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar.
Bagi BPKAD Makassar, penyelenggaraan MTQ Korpri Nasional VIII bukan hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat sinergi pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan berskala nasional di Kota Makassar.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan baik, tertib, dan memberikan kesan positif bagi para peserta serta tamu dari berbagai daerah di Indonesia.
Kepala BPKAD Makassar, Muhammad Dakhlan, mengatakan penyelenggaraan MTQ Korpri Nasional VIII menjadi kesempatan bagi seluruh jajaran pemerintah untuk menunjukkan semangat kebersamaan dalam menyukseskan agenda nasional di Kota Makassar.
“MTQ Korpri Nasional VIII merupakan momentum yang sangat baik untuk memperkuat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan di kalangan ASN. Kami di BPKAD Makassar mendukung upaya Pemerintah Kota Makassar agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Muhammad Dakhlan, Rabu (26/8/2026).
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an sejalan dengan kebutuhan untuk membangun aparatur pemerintahan yang memiliki integritas, profesionalitas, serta komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
MTQ Korpri Nasional VIII 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat karakter dan akhlak aparatur sipil negara sekaligus mempererat silaturahmi Korpri dari seluruh Indonesia.
Semangat Al-Qur’an diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi ASN dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta integritas yang terkandung dalam ajaran Islam dinilai relevan dengan upaya mewujudkan birokrasi yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.
Bagi Kota Makassar, kehadiran peserta MTQ Korpri dari berbagai daerah juga menjadi momentum untuk memperkenalkan Makassar sebagai kota yang terbuka, religius, dan mampu menjadi tuan rumah berbagai agenda nasional.
BPKAD Makassar bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar pun diharapkan terus memperkuat koordinasi dan dukungan sesuai tugas serta kewenangan masing-masing selama rangkaian MTQ Korpri Nasional VIII berlangsung.
Muhammad Dakhlan menambahkan, semangat kebersamaan dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dibawa ke lingkungan kerja masing-masing setelah pelaksanaan MTQ berakhir.
“Yang paling penting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Semangat tersebut harus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, terutama dalam menjaga integritas, profesionalitas, dan tanggung jawab sebagai aparatur negara,” ujarnya.
Pembukaan MTQ Korpri Nasional VIII 2026 di Makassar pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan ASN yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.
Dengan dukungan seluruh perangkat daerah termasuk BPKAD Makassar dan masyarakat, pelaksanaan MTQ Korpri Nasional VIII diharapkan berlangsung sukses sekaligus meninggalkan kesan positif bagi para peserta dan tamu yang datang ke Kota Makassar. (Adv)

