MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Musim kemarau ekstrem yang memicu kekeringan di Kota Makassar tidak sekadar menyebabkan krisis air bersih, melainkan berpotensi mendatangkan ancaman bencana berantai (domino effect).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lonjakan kasus kebakaran, gangguan kesehatan, hingga penurunan roda perekonomian lokal.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Makassar, Dr. Muhammad Fadli Tahar, menegaskan bahwa fenomena kekeringan berkepanjangan ini memiliki daya rusak yang meluas ke berbagai sektor kehidupan.
”Dampak kekeringan ini akan ‘menggurita’. Persoalannya bukan sekadar kehabisan pasokan air bersih, tetapi menyangkut keselamatan dan kelangsungan hidup warga,” ujar Fadli di Makassar, Kamis (27/8/2026).
Empat Ancaman Utama Akibat Kekeringan
Lonjakan Risiko Kebakaran: Cuaca terik dan tingginya intensitas lingkungan yang mengering membuat vegetasi maupun bangunan menjadi sangat rentan terpicu percikan api sekecil apa pun. Api juga terhitung jauh lebih cepat merambat dalam kondisi angin kencang dan udara kering.
Krisis Kesehatan Masyarakat: Lingkungan yang penuh debu dan minim kelembapan memicu lonjakan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), radang tenggorokan, hingga masalah paru-paru lainnya.
Krisis Pasokan Listrik: Penurunan debit air secara signifikan pada Waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berisiko menyumbat pasokan energi. Kondisi ini memaksa dilakukannya opsi pemadaman listrik secara bergilir demi menjaga ketahanan daya.
Stagnasi Ekonomi Usaha Mikro: Imbas pemadaman listrik diprediksi langsung memukul sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama para pelaku usaha yang bergantung pada mesin pendingin maupun pemanas untuk operasional harian.
Baca Juga : Kebakaran di Pintu 0 Unhas Tamalanrea, BPBD Makassar Cepat Tanggap Evakuasi 37 Jiwa
Guna mengantisipasi dampak yang semakin meluas, BPBD Kota Makassar telah menyiapkan strategi intervensi dua tahap. Untuk jangka pendek, pendistribusian air bersih skala besar terus dimaksimalkan ke titik-titik krisis.
Sementara untuk jangka panjang, pemetaan dan penyediaan sumber air alternatif tengah disiapkan guna menjaga pasokan air warga tetap stabil. (Adv)


