MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA — Wakil Wali Kota Makassar sekaligus Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri puncak Tasyakur Milad ke-45 BKMT tingkat nasional di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Sabtu (26/9/2026) malam.
Mengusung tema “45 Tahun Berkontribusi untuk Negeri, Berdayakan Umat Membangun Indonesia”, peringatan tersebut menjadi momentum konsolidasi keluarga besar BKMT dari berbagai daerah di Indonesia.
Lebih dari 20.000 anggota BKMT dari berbagai wilayah hadir dalam kegiatan nasional tersebut. Rangkaian Milad ke-45 BKMT berlangsung pada 23-26 September 2026 dan diisi sejumlah agenda, termasuk Muktamar X BKMT, Grand Final BKMT Festival, serta Tasyakur Milad ke-45 sebagai acara puncak.
Aliyah mengatakan, momentum Milad ke-45 BKMT bukan sekadar perayaan perjalanan organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi dan menyatukan langkah seluruh pengurus serta jamaah BKMT.
“Milad ke-45 ini menjadi momentum yang sangat baik untuk memperkuat silaturahmi, menyatukan langkah, dan meningkatkan peran majelis taklim dalam memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat,” ujar Aliyah.
Menurut Aliyah, majelis taklim memiliki posisi strategis dalam kehidupan masyarakat.
Selain menjadi ruang pembinaan keagamaan, majelis taklim dapat berperan dalam memperkuat kepedulian sosial, pendidikan keluarga, pemberdayaan perempuan, serta berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Karena itu, ia berharap semangat yang terbangun dalam peringatan Milad ke-45 BKMT tingkat nasional dapat dibawa pulang dan diterapkan dalam berbagai kegiatan di daerah, termasuk di Kota Makassar.

“Kita ingin BKMT tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga hadir menjawab kebutuhan masyarakat. Semangat berkontribusi untuk negeri harus diwujudkan melalui kegiatan yang nyata, bermanfaat, dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat,” katanya.
Sebagai Ketua BKMT Kota Makassar, Aliyah juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara pengurus BKMT, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi diperlukan agar berbagai program pembinaan dan pemberdayaan umat dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat yang lebih luas.
BKMT sendiri resmi berdiri pada 1 Januari 1981 di Jakarta. Organisasi tersebut didirikan dan diprakarsai oleh almarhumah Prof. Dr. Hj. Tutty Alawiyah, AS, seorang ustazah, tokoh pendidik, sekaligus mantan Menteri Negara Peranan Wanita.
Puncak Tasyakur Milad ke-45 BKMT di Jakarta turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Anies Baswedan, Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Joko Yuliantono, Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Anis Matta, dan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon.
Hadir pula Ketua Dewan Pembina PP BKMT Prof. Dr. H. Dailami Firdaus, SH., LL.M., MBA, Ketua Umum PP BKMT Dr. Hj. Syifa Fauzia, M.Arts, sejumlah kepala dan wakil kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia, serta anggota dewan yang juga menjadi pengurus BKMT di tingkat kabupaten dan kota.
Bagi Aliyah, kehadiran dalam agenda nasional tersebut menjadi energi baru bagi BKMT Kota Makassar untuk terus memperkuat peran dan kontribusinya di tengah masyarakat.
“Dari Jakarta, kita membawa semangat yang sama untuk terus menguatkan BKMT Kota Makassar. Semoga majelis taklim semakin solid, semakin aktif, dan semakin banyak memberikan manfaat bagi umat, khususnya masyarakat Kota Makassar,” tutup Aliyah Mustika Ilham. (*)



