Infrastruktur Pengisian Daya EV di Sulawesi Bertambah, Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Petugas PLN memperagakan tata cara pengisian daya kendaraan listrik melalui SPKLU dengan menggunakan aplikasi PLN Mobile (Foto: istimewa)

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) mencatat pertumbuhan populasi kendaraan listrik mencapai 3.441 unit hingga 9 Oktober 2026. Angka tersebut menunjukkan lonjakan sebesar 53,7 persen dibanding catatan pada April 2026.

Sebagai respons atas pertumbuhan tersebut, PLN mengoperasikan total 84 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 61 titik lokasi di tiga wilayah provinsi. Peningkatan infrastruktur ini bertepatan dengan momentum peringatan Hari Listrik Nasional ke-81 yang jatuh pada 27 Oktober 2026.

Sebaran Titik dan Kapasitas Pengisian Daya

Pengguna EV sedang melakukan pengisian daya di SPKLU PLN (Foto: Istimewa)

Sebaran infrastruktur pengisian daya ini meliputi 65 unit di 46 lokasi di Sulawesi Selatan. Sementara itu, wilayah Sulawesi Tenggara mendistribusikan 12 unit di 9 lokasi, dan Sulawesi Barat memiliki 7 unit di 6 lokasi.

Titik-titik pengisian daya ditempatkan pada pusat aktivitas publik seperti ibu kota provinsi, jalur lintas kabupaten, kawasan wisata, pusat perbelanjaan, kampus, hingga bandara. Penempatan ini dirancang untuk mengakomodasi mobilitas harian di dalam kota maupun perjalanan jarak jauh antardaerah.

Untuk melayani spesifikasi kendaraan yang beragam, PLN membagi fasilitas pengisian ke dalam empat kelompok kecepatan. Fasilitas tersebut mencakup 25 unit ultra fast charging (60–200 kW), 12 unit fast charging (25–50 kW), 39 unit medium charging (22 kW), dan 8 unit standard charging (7 kW).

Akomodasi Kendaraan Roda Dua dan Integrasi Digital

Pelanggan menikmati kenyamanan fasilitas lounge yang disediakan PLN UID Sulselrabar sambil menunggu proses pengisian daya mobil listrik di SPKLU. (Foto: Istimewa)

Selain melayani kendaraan roda empat, PLN juga menyediakan infrastruktur khusus bagi pengguna sepeda motor listrik. Sebanyak 16 unit SPKLU khusus roda dua dengan daya 22 kW telah disiapkan dan tersebar di 11 kabupaten atau kota di wilayah kerja Sulselrabar.

Dalam keterangan tertulisnya, General Manager PLN UID Sulselrabar, Didik Wicaksono, menyatakan bahwa ketersediaan infrastruktur menjadi faktor penentu utama dalam mengeliminasi keraguan masyarakat beralih ke kendaraan listrik.

“Kami ingin memastikan siapa pun yang beralih ke kendaraan listrik di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat tidak lagi ragu soal tempat mengisi daya,” ujar Didik melalui keterangan tertulis.

Pelanggan dapat memantau ketersediaan lokasi, memulai pengisian daya, hingga memproses transaksi secara nontunai menggunakan fitur EV Digital Services pada aplikasi PLN Mobile. Selain itu, sejumlah titik SPKLU turut dilengkapi fasilitas ruang tunggu (lounge) bagi pengendara selama proses pengisian baterai berlangsung. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan