Demi Lindungi Anak, Meta Gunakan AI Berbasis Karakteristik Fisik untuk Hapus Akun di Bawah Umur

Sumber: genpi.co

ads
ads
ads

MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA — Meta resmi memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mengidentifikasi karakteristik fisik pengguna. Langkah ini diambil demi melacak dan menertibkan pengguna yang masih di bawah umur di platform mereka.

Dikutip dari Antara, Kamis (25/6), sistem AI ini bertugas memindai konten foto dan video untuk mendeteksi indikasi visual apakah pemilik akun sebenarnya masih berusia di bawah 13 tahun. Jika sistem mendeteksi pengguna berada di bawah usia tersebut, akun Facebook atau Instagram mereka akan otomatis dihapus.

Cara Kerja AI Meta: Bukan Pemindai Wajah Konvensional

Meta menegaskan bahwa teknologi AI ini bekerja dengan cara yang berbeda dari teknologi pemindai wajah (face recognition) konvensional.

  • Analisis Tema & Petunjuk Visual: AI hanya menganalisis tema umum dan petunjuk visual seperti estimasi tinggi badan atau struktur tulang untuk memperkirakan rentang usia seseorang.

  • Menjaga Privasi: Sistem ini tidak dirancang untuk mengidentifikasi atau mengenali individu tertentu dalam gambar.

  • Metode Gabungan: Dengan memadukan analisis visual, pemantauan teks, serta pola interaksi, Meta dapat meningkatkan efisiensi pendeteksian serta pembersihan akun di bawah umur secara signifikan.

Menyisir Bio hingga Unggahan Ulang Tahun

Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar Meta dalam memblokir anak-anak di bawah 13 tahun agar tidak menyalahgunakan platform mereka.

Selain menganalisis fisik, AI Meta juga menyisir seluruh profil untuk mencari petunjuk kontekstual. Sinyal-sinyal usia ini dilacak melalui berbagai format, mulai dari:

  1. Unggahan foto dan video.

  2. Kolom komentar.

  3. Informasi di bio profil.

  4. Teks takarir (caption).

  5. Pembahasan spesifik (seperti unggahan tentang pesta ulang tahun atau nilai sekolah).

Rencana Ke Depan: Saat ini, sistem analisis visual tersebut baru diuji coba di sejumlah negara. Namun, Meta berkomitmen untuk memperluas jangkauannya secara global, termasuk memperluas cakupan teknologi ini ke fitur lain seperti Instagram Live dan Facebook Groups. (*)