MENITNEWS.CO.ID, PALU — PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah (Bank Sulteng) resmi menjalin kolaborasi dengan Bank Sulselbar dalam pengembangan layanan perbankan berbasis digital melalui implementasi Smart Teller dan Digital Customer Service (CS).
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya mempercepat transformasi digital perbankan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Direktur Utama PT Bank Sulteng, Ramiyatie, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis dalam menghadirkan layanan perbankan yang lebih modern, cepat, dan efisien bagi nasabah.
“Langkah ini kami lakukan guna mempercepat transformasi digital di sektor perbankan daerah dalam menunjang pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ramiyatie di Palu, Senin (29/6/2026).
Menurutnya, perbankan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, transformasi layanan menuju sistem digital menjadi kebutuhan agar masyarakat memperoleh akses layanan keuangan yang semakin mudah dan praktis.
Implementasi Smart Teller memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi perbankan secara mandiri tanpa harus mengantre atau berinteraksi langsung dengan petugas teller.
Sementara itu, Digital Customer Service dirancang untuk mempercepat layanan administrasi, penyampaian informasi, hingga penanganan pengaduan secara lebih responsif, efisien, dan personal.
Ramiyatie menilai pemanfaatan teknologi digital merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing bank pembangunan daerah (BPD), sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
“Layanan berbasis teknologi menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan daya saing perbankan daerah, sekaligus menunjang peran BPD sebagai mitra pembangunan daerah,” katanya.
Kolaborasi tersebut dibahas saat Bank Sulteng menerima kunjungan jajaran pimpinan Bank Sulselbar di Kota Palu. Pertemuan itu menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarbank pembangunan daerah dalam menghadapi tantangan digitalisasi industri perbankan.
Ramiyatie menegaskan, kepercayaan nasabah menjadi aset utama yang harus terus dijaga melalui peningkatan kualitas layanan.
“Menjaga kepercayaan nasabah sangat penting. Kepercayaan itu harus diaktualisasikan dengan kemudahan akses kepada mereka,” tegasnya.
Selain fokus pada inovasi layanan, Bank Sulteng juga terus menunjukkan kontribusinya terhadap pembangunan daerah. Salah satunya melalui penyetoran dividen sebesar Rp59,5 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar pada 13 April 2026.
Komitmen tersebut menjadi bukti bahwa Bank Sulteng dan Bank Sulselbar, tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan. (*)

