MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Tamalanrea, menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Kewaspadaan terhadap Bahaya Kebakaran di Aula Lantai 3 Kantor Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, pada Rabu (15/7/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai upaya konkret memperkuat mitigasi risiko dan meningkatkan kesiapsiagaan lingkungan menghadapi potensi bencana kebakaran di permukiman padat penduduk.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Camat Tamalanrea, Andi Patiroi, didampingi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Makassar, Fadli Wellang, yang bertindak sebagai pemateri utama.
Sosialisasi ini melibatkan perwakilan Ketua RT, Ketua RW, serta tokoh masyarakat dari seluruh kelurahan di wilayah Kecamatan Tamalanrea.
Dalam sambutannya, Camat Tamalanrea Andi Patiroi menekankan pentingnya membangun budaya siaga bencana yang dimulai dari lingkup terkecil.
Menurutnya, pencegahan kebakaran bukan hanya menjadi tugas pokok petugas pemadam kebakaran, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
”Pencegahan kebakaran membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari tingkat keluarga hingga lingkungan RT dan RW. Kita harus bergerak bersama membangun garda terdepan yang responsif,” ujar Camat Tamalanrea, Andi Patiroi, Kamis (16/7/2026).
Sementara itu, Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Makassar, Fadli Wellang, memberikan edukasi komprehensif mengenai langkah-langkah taktis pencegahan kebakaran.
Ia memaparkan sejumlah penyebab umum kebakaran yang kerap terjadi di lingkungan permukiman, seperti korsleting listrik dan kelalaian penggunaan kompor gas.
Selain itu, Fadli juga memberikan simulasi mengenai tindakan awal atau pertolongan pertama yang harus dilakukan warga secara mandiri.
Terutama saat menghadapi situasi darurat sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.
Melalui kegiatan terpadu ini, Pemerintah Kecamatan Tamalanrea berharap partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan dapat meminimalisasi potensi kerugian materiil maupun korban jiwa akibat bencana kebakaran. (*)

