DPRD Pangkep Usulkan Dana Potensi Dari Pemerintah Pusat Untuk Desa dan Kelurahan

MENITNEWS.CO.ID, PANGKEP — Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), H. Muhammad Lutfi Hanafi, mengusulkan agar pemerintah pusat menghadirkan kebijakan dana potensi bagi setiap desa dan kelurahan.

Usulan tersebut dinilai penting untuk mempercepat pembangunan berbasis potensi lokal sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Lutfi mengatakan, setiap desa dan kelurahan memiliki karakteristik serta potensi yang berbeda-beda.

Potensi tersebut mencakup kekayaan alam, sumber daya manusia, hingga sektor ekonomi yang dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan masyarakat.

Namun, menurut legislator Partai Gerindra Pangkep tersebut, berbagai potensi lokal itu belum seluruhnya dapat dikembangkan secara maksimal karena masih terbatasnya anggaran khusus untuk pengelolaannya.

“Setiap Desa dan Kelurahan memiliki potensi yang berbeda-beda. Karena itu, dibutuhkan dukungan anggaran yang dapat digunakan untuk menggali, mengembangkan, dan mengelola potensi unggulan sesuai karakteristik wilayah masing-masing,” kata Lutfi kepada awak media, Selasa (21/7/2026).

Ia berharap pemerintah pusat dapat mempertimbangkan pemberian dana potensi yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh pemerintah desa dan kelurahan.

Dana tersebut, kata dia, dapat diarahkan untuk mendukung berbagai sektor strategis, seperti pertanian, perikanan, peternakan, pariwisata, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga industri rumah tangga.

Menurut Anggota DPRD Pangkep, Lutfi, pengembangan sektor-sektor tersebut berpotensi menciptakan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus membuka lapangan kerja baru di tingkat lokal.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa dukungan anggaran bukan satu-satunya faktor penentu keberhasilan pembangunan. Keterlibatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam setiap program pemberdayaan.

Karena itu, Lutfi mengajak seluruh kepala desa dan lurah untuk membangun budaya gotong royong dengan melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan program pembangunan.

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh keterlibatan masyarakat dalam mengelola potensi yang dimiliki daerahnya,” ujarnya.

Lutfi optimistis, apabila dana potensi tersebut dapat direalisasikan pemerintah pusat dan dikelola secara transparan serta tepat sasaran, desa dan kelurahan akan semakin mandiri.

Selain itu, pengelolaan potensi lokal yang optimal diyakini dapat mendorong terbukanya lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara lebih merata.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan bersama-sama membangun daerah melalui pemanfaatan berbagai potensi lokal yang dimiliki.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, DPRD Pangkep berharap pembangunan di Desa dan Kelurahan, dapat memberikan manfaat yang lebih besar dan dirasakan langsung oleh seluruh warga. (*)

Banner Sponsor

Iklan