MENITNEWS.CO.ID, PANGKEP — Wakil Ketua (Waka) DPRD Kabupaten Pangkep, Andi Ilham Zainuddin (AIZ), menyatakan dukungan penuh terhadap peluncuran inovasi Pangkep Mabulo yang digagas Pemerintah Kabupaten Pangkep, sebagai strategi memperkuat tata kelola pariwisata budaya dan bahari sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Menurut AIZ, program tersebut memiliki potensi besar untuk mengangkat sektor pariwisata sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah.
Ia berharap Pangkep Mabulo tidak hanya menjadi inovasi administratif, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, nelayan, pelaku ekonomi kreatif, hingga pelaku wisata lokal.
“Pangkep Mabulo harus menjadi momentum untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujar Andi Ilham Zainuddin, Jumat (24/7/2026).
Politisi yang akrab disapa AIZ itu menilai bahwa, Kabupaten Pangkep memiliki kekayaan wisata bahari dan budaya yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi destinasi unggulan di Sulawesi Selatan.
Karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, DPRD, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat agar potensi tersebut mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.
Peluncuran Pangkep Mabulo dilakukan oleh Wakil Bupati Pangkep, H. Abd. Rahman Assegaf, di Ruang Pola Kantor Setda Pangkep, baru-baru ini.
Kegiatan tersebut dihadiri para kepala perangkat daerah, pejabat administrator dan pengawas, serta berbagai pemangku kepentingan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Pangkep Mabulo sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak.
Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah mengintegrasikan program dan sistem kerja untuk mendukung pengembangan pariwisata secara berkelanjutan.
“Saya berharap seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan memberikan dukungan penuh, membangun sinergi, serta mengintegrasikan sistem kerja agar Pangkep Mabulo dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Rahman Assegaf.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Pangkep, Iman Takbir, menjelaskan bahwa Pangkep Mabulo merupakan inovasi tata kelola yang lahir dari implementasi Aksi Perubahan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrasi (PKA) Angkatan II Tahun 2026.
Kegiatan tersebut diselenggarakan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar.
Ia menjelaskan, inovasi tersebut dirancang untuk menghubungkan seluruh potensi wisata budaya dan bahari dalam satu ekosistem yang terintegrasi sehingga promosi, pengelolaan, dan pengembangan destinasi wisata dapat berjalan lebih efektif.
Menurut Iman, Pangkep memiliki kekayaan alam dan budaya yang layak dikenal lebih luas, bahkan hingga tingkat internasional.
“Pangkep sebagai surga pariwisata, itu harus kita kelola dengan baik sehingga masyarakat internasional mengetahui bahwa di Pangkep juga ada destinasi wisata yang tidak kalah dengan pariwisata di berbagai belahan dunia,” ujarnya.
Ia menambahkan, konsep Pangkep Mabulo dibangun dengan semangat kolaborasi, keberlanjutan, dan kebersamaan agar mampu memperkuat daya saing sektor pariwisata sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat secara luas.
Dukungan dari DPRD, khususnya Wakil Ketua DPRD Pangkep Andi Ilham Zainuddin, diharapkan semakin memperkuat implementasi program tersebut melalui sinergi kebijakan, penganggaran, dan pengawasan sehingga Pangkep Mabulo dapat berkembang menjadi model pengelolaan pariwisata berkelanjutan yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan mempercepat pembangunan daerah. (*)

