Dinas Ketapang Makassar Sediakan Aneka Kuliner B2SA dan Pangan Murah di Jelajah Sampah 2026

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Makassar, turut ambil bagian secara aktif dalam mensukseskan kegiatan Jelajah Sampah 2026 titik ketujuh yang dipusatkan di Halaman SMPN 3 Makassar, Kecamatan Mamajang, Sabtu (25/7/2026).

​Dinas Ketapang hadir memeriahkan aksi lingkungan tersebut dengan membuka stan pameran yang menyajikan aneka olahan kuliner sehat berbasis B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman) serta menyediakan komoditas pangan pokok murah bagi masyarakat dan peserta kegiatan.

​Dalam pantauan di lokasi, stan Dinas Ketapang menjadi salah satu daya tarik utama warga. Petugas melayani penjualan beras SPHP, minyak goreng Minyakita, serta ragam jajanan tradisional khas Bugis-Makassar seperti katrisala dan balu peca yang diolah secara higienis dan memenuhi standar nutrisi B2SA.

​Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Makassar, Nirman Nisman Mungkasa, menegaskan bahwa partisipasi Dinas Ketapang dalam Jelajah Sampah 2026 merupakan bentuk kolaborasi nyata antardinas untuk mendukung gaya hidup sehat dan peduli lingkungan di Kota Makassar.

​”Kami menyambut baik dan hadir mendukung penuh program Jelajah Sampah ini. Selain menjaga kebersihan lingkungan melalui pemilahan sampah, kebutuhan nutrisi dan pangan sehat masyarakat juga harus terus dipenuhi melalui pola konsumsi B2SA,” ujar Kepala Dinas Ketapang Makassar, Nirman Nisman Mungkasa, Minggu (26/7/2026).

​Nirman menambahkan, kehadiran stan pangan B2SA dan penjualan bahan pokok murah dari Dinas Ketapang Makassar ini bertujuan, untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat bahwa pemenuhan gizi seimbang tidak harus mahal dan dapat memanfaatkan pangan lokal secara optimal.

​”Sinergi lintas sektor seperti ini sangat efektif. Sambil mengedukasi warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah dari rumah, kami juga mengedukasi dan menyediakan pangan yang sehat, bergizi, serta terjangkau,” tambahnya.

​Kegiatan Jelajah Sampah di Kecamatan Mamajang ini sendiri berhasil mengumpulkan total 394,06 kilogram sampah dari aksi plogging (jalan santai memungut sampah) para peserta.

Rinciannya terdiri dari 30,72 kg sampah organik, 24,94 kg sampah anorganik, dan 338,40 kg sampah residu.

​Selain aksi plogging dan pameran pangan dari Dinas Ketapang Makassar, acara ini diselingi dengan Talkshow Persampahan yang menghadirkan Dewan Lingkungan, Akmal Idrus, serta Pengelola TPS 3R Karebosi, Fajar Harianto, disertain praktik pembuatan kompos, budidaya maggot, dan cairan eco-enzyme dari limbah dapur. (*)

Banner Sponsor

Iklan