Ketua Komisi II DPRD Pangkep Dorong Laboratorium Riset Produk Lokal Untuk Tingkatkan Daya Saing dan Nilai Tambah Komoditas

MENITNEWS.CO.ID, PANGKEP — Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Muhammad Lutfi Hanafi, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep segera menghadirkan laboratorium riset produk lokal sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas, daya saing, serta nilai tambah berbagai komoditas unggulan daerah.

Hal tersebut disampaikan Lutfi saat dihubungi, Minggu (26/7/2026). Menurutnya, keberadaan laboratorium riset bukan lagi sekadar kebutuhan pendukung, tetapi telah menjadi instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Ia menilai Kabupaten Pangkep memiliki sumber daya alam yang melimpah, mulai dari sektor pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya mampu bersaing di pasar yang lebih luas karena belum didukung fasilitas penelitian dan pengujian yang memadai.

“Selama ini banyak produk lokal Pangkep memiliki kualitas yang baik, tetapi belum diperkuat dengan hasil pengujian ilmiah. Padahal, hal itu sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan pasar sekaligus membuka peluang pemasaran hingga tingkat nasional bahkan internasional,” kata Lutfi.

Politisi Partai Gerindra itu menjelaskan, laboratorium riset nantinya dapat difungsikan sebagai pusat pengujian mutu, kandungan, keamanan pangan, hingga pengembangan inovasi berbagai produk unggulan daerah.

Menurutnya, hasil penelitian juga akan menjadi dasar dalam memperoleh berbagai sertifikasi produk yang dibutuhkan agar komoditas lokal memenuhi standar kualitas dan semakin dipercaya oleh konsumen maupun dunia usaha.

“Laboratorium ini tidak hanya menguji kualitas produk, tetapi juga menjadi pusat inovasi yang mampu menghasilkan produk-produk baru berbasis potensi lokal sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi,” ujarnya.

Lutfi mengusulkan agar laboratorium riset dapat dibangun atau dikembangkan pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang selama ini membina sektor-sektor produktif, seperti Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pertanian, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

Ia menilai OPD tersebut memiliki peran strategis dalam mendampingi kelompok tani, kelompok nelayan, pelaku UMKM, hingga masyarakat desa agar mampu menghasilkan produk yang memenuhi standar mutu dan memiliki daya saing.

Selain mendukung peningkatan kualitas produk, keberadaan laboratorium riset juga diyakini dapat mendorong hilirisasi komoditas daerah. Dengan demikian, berbagai hasil pertanian, perikanan maupun komoditas lainnya tidak hanya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang memberikan keuntungan lebih besar bagi masyarakat.

Lutfi juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, serta komunitas inovasi dalam mengembangkan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Pangkep.

Menurutnya, kolaborasi tersebut akan mempercepat lahirnya inovasi sekaligus memperkuat ekosistem riset di daerah.

“Daerah yang ingin maju harus menjadikan riset dan inovasi sebagai fondasi pembangunan. Penelitian tidak boleh lagi dipandang sebagai pelengkap, tetapi menjadi dasar dalam menciptakan produk unggulan yang kompetitif dan berkelanjutan,” tegasnya.

Karena itu, Ketua Komisi II DPRD Pangkep berharap pembangunan laboratorium riset dapat masuk dalam program prioritas pemerintah daerah. Ia menilai investasi di bidang penelitian merupakan investasi jangka panjang yang akan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas produk, perluasan akses pasar, pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat.

“Saya optimistis, apabila Pangkep memiliki fasilitas laboratorium riset yang memadai, seluruh potensi unggulan daerah akan berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing Kabupaten Pangkep di tingkat nasional,” pungkas Anggota DPRD Pangkep, Lutfi. (*)

Banner Sponsor

Iklan