PT Vale Indonesia Perkuat Ekosistem Informasi Publik Lewat Pelatihan 40 Jurnalis, Sorlim Ditarget Rampung 2027

MENITNEWS.CO.ID, SOROWAKO — PT Vale Indonesia Tbk terus memperkuat komitmennya terhadap keterbukaan informasi publik, dengan meningkatkan kapasitas insan pers melalui kegiatan Upskilling & Site Visit Media yang berlangsung pada 26–28 Juli 2026 di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur.

Kegiatan yang memasuki penyelenggaraan ketiga ini merupakan hasil kolaborasi PT Vale bersama Tempo Institute dengan melibatkan 40 jurnalis dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi wartawan dalam peliputan investigatif, verifikasi data, hingga penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

Tak hanya mengikuti pelatihan di kelas, para peserta juga diajak mengunjungi langsung area operasional PT Vale di Sorowako untuk melihat implementasi praktik pertambangan berkelanjutan dan berbagai program Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dijalankan perusahaan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 PT Vale yang mengusung tema “Tangguh dan Bertanggung Jawab: Tumbuh dengan Integritas, Memimpin dengan Tanggung Jawab.”

Head of External Relations Sorowako & Outer Area PT Vale Indonesia, Yusri Yunus, menegaskan bahwa media merupakan mitra strategis dalam membangun kepercayaan publik melalui penyampaian informasi yang independen dan berbasis fakta.

“Tema HUT ke-58 PT Vale menjadi pengingat bahwa integritas harus tercermin dalam setiap aspek bisnis kami, termasuk cara kami membangun komunikasi dengan publik. Kami percaya kepemimpinan yang bertanggung jawab harus ditopang oleh keterbukaan informasi, sementara integritas diwujudkan melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan berbasis fakta. Karena itu, media merupakan mitra strategis dalam membangun kepercayaan publik,” ujar Yusri.

Ia berharap para jurnalis tidak hanya memperoleh peningkatan kompetensi, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung melihat implementasi komitmen keberlanjutan perusahaan sehingga mampu menghasilkan pemberitaan yang lebih objektif dan komprehensif.

Sementara itu, Redaktur Pelaksana Tempo, Raymundus Rikang, mengapresiasi langkah PT Vale yang dinilai konsisten mendukung peningkatan kualitas jurnalisme, khususnya di bidang investigasi.

“Pelatihan ini sangat penting bagi wartawan untuk meningkatkan keterampilan, khususnya liputan investigasi. Langkah PT Vale patut diapresiasi karena tidak banyak perusahaan yang terbuka mendukung peningkatan kompetensi investigasi bagi wartawan,” katanya.

Proyek Sorlim Dukung Hilirisasi Nasional

Dalam kesempatan tersebut, PT Vale juga memaparkan perkembangan Indonesia Growth Project (IGP) Sorowako Limonite (Sorlim) yang menjadi salah satu proyek strategis perusahaan dalam mendukung hilirisasi mineral nasional.

Senior Manager Construction IGP Sorlim PT Vale Indonesia, Ridwan Banda, menjelaskan bahwa proyek tersebut mengintegrasikan pengembangan tambang limonit di Blok Sorowako dengan pembangunan fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL) bersama mitra.

Melalui proyek ini, bijih nikel kadar rendah atau limonit dengan kadar rata-rata sekitar 1,14 persen nikel akan diolah menjadi produk bernilai tambah sebagai bahan baku industri kendaraan listrik dan mendukung transisi energi.

Ridwan mengatakan, fasilitas HPAL akan dibangun di kawasan industri Kabupaten Luwu Timur dan didukung fasilitas Feed Preparation Plant (FPP) beserta infrastruktur penunjang lainnya.

“Hingga saat ini progres pembangunan terus menunjukkan perkembangan positif. Konstruksi tambang telah mencapai 50,5 persen dan ditargetkan selesai pada kuartal II 2027. Sementara pembangunan fasilitas HPAL telah mencapai 19,3 persen dengan target penyelesaian pada kuartal IV 2027,” jelasnya.

Menurutnya, pengembangan proyek Sorlim tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga mengedepankan prinsip keselamatan kerja, tata kelola perusahaan yang baik, serta keberlanjutan lingkungan.

Selain memaparkan progres proyek, PT Vale juga menegaskan komitmennya dalam memastikan pembangunan berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan.

Perusahaan menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan pertanian dan peternakan organik untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong praktik budidaya yang ramah lingkungan.

Di wilayah pesisir, PT Vale turut mengembangkan program pelestarian lingkungan melalui penanaman mangrove, transplantasi terumbu karang, serta pengelolaan sampah berbasis komunitas.

Komitmen terhadap pengembangan sumber daya manusia juga diwujudkan melalui pelatihan keterampilan bersertifikat yang telah diikuti lebih dari 500 masyarakat, serta pemberian beasiswa kepada lebih dari 1.000 penerima manfaat di berbagai jenjang pendidikan.

Di sektor kesehatan, perusahaan bersama para pemangku kepentingan terus memperkuat program percepatan penurunan angka stunting sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Selain itu, PT Vale mendorong tumbuhnya ekonomi lokal melalui pendampingan dan pelatihan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna meningkatkan kapasitas usaha, memperluas akses pasar, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, PT Vale menegaskan bahwa keberhasilan proyek strategis nasional tidak hanya diukur dari kemajuan konstruksi dan operasional, tetapi juga dari kemampuan menciptakan nilai bersama (shared value) bagi masyarakat dan lingkungan.

PT Vale Indonesia meyakini bahwa, pertumbuhan bisnis yang berintegritas harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelestarian lingkungan, serta penguatan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Luwu Timur. (*)

Banner Sponsor

Iklan