Buka Bimtek BUMDes se-Kabupaten Takalar, Bupati Daeng Manye Dorong Penguatan Ekonomi Desa

MENITNEWS.CO.ID, ​MAKASSAR — Pemerintah Kabupaten Takalar, terus mendorong optimalisasi potensi lokal melalui tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang profesional dan akuntabel.

Hal ini ditandai dengan dibukanya Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan dan Pengelolaan BUMDes se-Kabupaten Takalar yang berlangsung di Hotel W Three Premier, Kota Makassar, Jumat (31/7/2026).

​Kegiatan strategis yang dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (2/8/2026) tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, M.M.

​Turut hadir dalam pembukaan tersebut Kepala Inspektorat Kabupaten Takalar, para Camat se-Kabupaten Takalar, serta puluhan peserta Bimbingan Teknis yang terdiri dari para pengelola BUMDes dan jajaran pemerintah desa.

​Dalam arahannya, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menekankan pentingnya peran BUMDes sebagai motor penggerak utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.

​BUMDes tidak boleh hanya sekadar berdiri secara administratif, tetapi harus mampu menjadi lembaga usaha yang sehat, inovatif, dan berdampak langsung pada perekonomian warga desa.

“Melalui pelatihan ini, kita ingin seluruh pengelola BUMDes memiliki pemahaman teknis, tata kelola yang transparan, serta keberanian mengeksplorasi potensi lokal agar mampu mandiri secara finansial,” tegas Daeng Manye saat memberikan sambutan.

​Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan jajaran pengawasan seperti Inspektorat dan jajaran wilayah hingga tingkat Camat sangat krusial guna memastikan pendampingan serta tata kelola keuangan BUMDes berjalan transparan dan akuntabel.

​Pelaksanaan Bimtek ini menghadirkan serangkaian materi teknis terkait manajemen kelembagaan, analisis kelayakan usaha, strategi pemasaran produk desa, hingga penyusunan laporan keuangan BUMDes secara akuntabel.

​Melalui agenda pelatihan intensif selama tiga hari ini, Bupati Takalar, Daeng Manye, berharap seluruh desa memiliki BUMDes yang berdaya saing tinggi serta mampu berkontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes). (*)

Banner Sponsor

Iklan