Maryland Gelontorkan Insentif Rp26,8 Juta untuk Pengendalian Populer Lele Biru Invasif

Penangkap Lele Jumbo Meresahkan akan Dikasih Duit Pemerintah. (Sumber: Detikcom/Foto: Wikipedia)

MENITNEWS.CO.ID, BALTIMORE — Departemen Sumber Daya Alam Maryland, Amerika Serikat, meluncurkan program percontohan guna menekan lonjakan populasi lele biru invasif di kawasan Teluk Chesapeake. Dalam upaya ini, pemerintah setempat menawarkan kompensasi hingga 1.500 dolar AS (sekitar Rp26,8 juta) per perjalanan bagi para kapten kapal sewaan serta pemandu memancing yang terlibat.

Langkah strategis tersebut dirancang untuk meredam dampak negatif yang ditimbulkan oleh spesies predator asing ini terhadap ekosistem setempat. Program ini sekaligus menjadi stimulus bagi industri penyewaan kapal pancing di wilayah Maryland.

Melalui inisiatif ini, masyarakat berkesempatan mengikuti kegiatan memancing lele biru secara gratis pada musim panas dan musim gugur tahun 2026. Pendaftaran bagi publik dibuka mulai 24 Juni, di mana peserta yang beruntung akan dipilih secara acak melalui sistem undian untuk merasakan pengalaman berlayar bersama kapal sewaan.

Baca juga: Aksi Nekat Penumpang Batik Air Coba Buka Pintu Darurat Saat Pesawat Hendak Mendarat di Kochi

Laporan Coast TV menyebutkan bahwa insentif senilai 1.500 dolar AS per trip yang diterima para kapten dan pemandu berpotensi melampaui tarif normal perjalanan penyewaan kapal pada umumnya. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi para pelaku industri jasa kelautan setempat.

Populasi lele biru kini memicu kekhawatiran mendalam bagi keseimbangan lingkungan di Teluk Chesapeake. Sebagai spesies invasif, ikan predator ini memangsa berbagai biota asli perairan yang bernilai penting, seperti kepiting biru, ikan white perch, hingga ikan menhaden.

Guna mempercepat pengurangan populasinya, otoritas Maryland tidak memberlakukan batasan jumlah tangkapan bagi para pemancing. Ikan ini dikenal mampu tumbuh hingga ukuran raksasa, dengan rekor tangkapan terbesar di Maryland mencatatkan bobot mencapai 37 kilogram.

Selain program wisata mancing gratis, Departemen Sumber Daya Alam Maryland juga menempuh sejumlah langkah pendukung lainnya. Upaya tersebut mencakup dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen memancing spesies invasif, pendataan hasil tangkapan, serta kolaborasi lintas sektor bersama mitra industri dan instansi pemerintah guna mempercepat pemusnahan.

Keberadaan lele biru di kawasan Teluk Chesapeake berawal dari introduksi spesies ini ke sungai-sungai wilayah Virginia pada kurun waktu 1960-an hingga 1980-an. Seiring berjalannya waktu, sebarannya meluas ke jaringan sungai utama dan mengancam keberlangsungan spesies lokal, yang pada akhirnya memukul sektor ekonomi akibat merosotnya populasi kepiting biru.

“Ikan lele liar invasif yang ditangkap di alam liar menciptakan ancaman signifikan dan menyebabkan kerusakan ekologis. Saya berharap dapat menghilangkan ancaman yang disebabkan oleh spesies invasif ini untuk selamanya,” tegas Senator Maryland, Angela Alsobrooks.

Melalui skema ini, para pemancing tidak hanya disuguhi tantangan memancing ikan berukuran besar, tetapi juga diajak berkontribusi langsung dalam memulihkan ekosistem perairan Maryland. (*)

Banner Sponsor

Iklan