MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Euforia pertandingan sepak bola, selalu sukses memacu adrenalin para pendukungnya selama 90 menit penuh kejutan. Menangkap momentum tersebut, PT Bank Sulselbar menghadirkan solusi transaksi digital yang cepat dan praktis agar para pencinta bola atau “Sulselbar People” dapat menikmati pertandingan tanpa perlu khawatir urusan pembayaran.
Melalui unggahan resmi di akun Instagram @banksulselbar.official, bank kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat ini mengampanyekan penggunaan QRIS Bank Sulselbar melalui aplikasi Sulselbar Mobile.
Langkah ini diambil untuk memberikan kenyamanan ekstra, khususnya saat momen nonton bareng (nobar) yang kerap menguras emosi dan konsentrasi.
”Skor boleh sulit ditebak, cara bayar jangan,” tulis pesan edukatif Bank Sulselbar, dalam infografis visual yang menampilkan latar belakang stadion sepak bola megah.
Dalam keterangannya, manajemen Bank Sulselbar menegaskan bahwa dengan QRIS Bank Sulselbar, semua urusan transaksi mulai dari membeli camilan hingga kebutuhan nobar lainnya menjadi jauh lebih cepat, praktis, dan aman. Hal ini meminimalkan ketegangan tambahan di luar jalannya laga di lapangan hijau.
Menanggapi program edukasi digital ini, Corporate Secretary Bank Sulselbar menyatakan bahwa integrasi ekosistem digital dalam aktivitas harian masyarakat, termasuk hobi olahraga, merupakan prioritas utama perseroan.
”Kami ingin memastikan bahwa di tengah euforia dan ketegangan mendukung tim kesayangan, masyarakat tidak perlu lagi dibebani oleh urusan pembayaran yang ribet. Cukup #ScanDulu menggunakan QRIS di aplikasi Sulselbar Mobile, semua transaksi selesai seketika. Ini adalah wujud komitmen kami dalam menghadirkan layanan ‘Syariah First’ dan konvensional yang relevan dengan gaya hidup modern,” ujarnya, Jumat (3/7/2026).
Aplikasi Sulselbar Mobile sendiri saat ini sudah dapat diunduh dengan mudah oleh nasabah melalui platform resmi Google Play Store maupun App Store. Melalui platform digital ini, Bank Sulselbar optimis dapat terus mendorong pertumbuhan cashless society di wilayah Sulselbar secara berkelanjutan. (*)

