MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Makassar, Dr. Nirman Niswan Mungkasa, S.T., M.A.P, secara terbuka menyerukan gerakan bersama untuk membangun budaya anti korupsi di seluruh lini pelayanan publik dan kehidupan bermasyarakat.
Ajakan strategis ini ditujukan kepada seluruh pegawai instansi, masyarakat umum, serta para pemangku kepentingan (stakeholders) di Kota Makassar.
Dalam pernyataan resminya, Nirman menegaskan pentingnya menjaga integritas secara konsisten. Ia menilai bahwa komitmen menolak korupsi bukan sekadar kepatuhan pada aturan formal, melainkan sebuah nilai yang harus lahir secara tulus demi kebaikan bersama.
”Budaya anti korupsi harus berasal dari hati yang ikhlas, sehingga kita mudah menjaga integritas kita secara konsisten,” ujar Nirman Niswan Mungkasa, Jumat (17/7/2026).
Kadis Ketapang Makassar, juga menambahkan bahwa perubahan besar harus dimulai dari unit terkecil dalam masyarakat.
Kepala Dinas Ketapang Makassar, Nirman mengimbau setiap individu untuk menjadi teladan atau role model yang baik bagi lingkungannya masing-masing.
”Mari kita mulai dari diri kita sendiri, keluarga kita, dan lingkungan kita, untuk menjadi contoh yang baik,” tambahnya.
Sebagai penutup, ia mengajak seluruh elemen Kota Makassar untuk secara tegas menyatakan perang terhadap segala bentuk tindakan melanggar hukum yang merugikan masyarakat luas, seperti korupsi, suap, gratifikasi, hingga pungutan liar (pungli).
Langkah konkrit ini diharapkan mampu membawa ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi daerah yang bersih dan transparan.
”Mari kita tolak korupsi, suap, gratifikasi, dan pungutan liar. Makassar bersih dari korupsi, Ewako!” tegas Kepala Dinas Ketapang Makassar, Nirman menutup seruannya dengan penuh semangat. (*)

