MENITNEWS.CO.ID, PANGKEP — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pangkep, Muhammad Tauhid, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Pangkep dalam memperkuat sektor pergaraman melalui penyaluran bantuan geomembran kepada kelompok petambak garam.
Sebagai unsur pimpinan DPRD, Muhammad Tauhid menegaskan lembaga legislatif memiliki fungsi pengawasan, penganggaran, dan pembentukan regulasi yang akan terus diarahkan untuk mendukung program-program strategis pemerintah daerah, khususnya yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dukungan tersebut disampaikan menyusul penyerahan bantuan sebanyak 309 roll geomembran kepada 30 kelompok petambak garam yang dilakukan Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) di Gudang Dinas Perikanan Kabupaten Pangkep, Senin (27/7/2026).
Program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pangkep dalam mendukung target swasembada garam sekaligus meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil tambak garam masyarakat.
Bupati Muhammad Yusran Lalogau mengatakan penggunaan geomembran diyakini mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus menghasilkan garam dengan kualitas lebih baik sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
“Kami harapkan ke depan, khususnya sektor garam, produksi kita bisa semakin meningkat. Pastinya kualitas garam yang dihasilkan juga memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan jika tidak menggunakan plastik geomembran,” ujar MYL.
Ia menambahkan, bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petambak garam sehingga ke depan mereka dapat lebih mandiri dalam mengembangkan usaha tambaknya.
“Kita juga berharap program ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Harapan saya, ketika kondisi ekonomi mereka sudah lebih baik dan memiliki rezeki, masyarakat nantinya bisa membeli geomembran sendiri,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pangkep, Muhammad Arsyad Jamal, menjelaskan bantuan disalurkan kepada 30 kelompok petambak garam dengan total 309 roll geomembran.
Menurutnya, musim kemarau yang sedang berlangsung menjadi momentum tepat untuk mengoptimalkan pemanfaatan bantuan tersebut agar produksi garam meningkat secara signifikan.
“Kami berharap seluruh kelompok yang menerima bantuan ini memanfaatkan fasilitas yang kami berikan. Mengingat kemarau saat ini cukup panjang,” katanya.
DPRD Siap Kawal Program Hingga Tepat Sasaran
Wakil Ketua DPRD Pangkep, Muhammad Tauhid menegaskan, pihaknya akan terus mengawal berbagai program yang berkaitan dengan penguatan sektor pertanian, perikanan, dan pergaraman agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, sektor garam merupakan salah satu potensi unggulan Kabupaten Pangkep yang perlu terus dikembangkan melalui dukungan teknologi, sarana produksi, dan kebijakan pemerintah yang berkelanjutan.
“Kami di DPRD Kabupaten Pangkep memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Pangkep dalam meningkatkan produksi garam melalui bantuan geomembran. Program ini sangat strategis karena tidak hanya meningkatkan produktivitas dan kualitas garam, tetapi juga berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petambak,” ujar Muhammad Tauhid, dihubungi Selasa (28/7/2026).
Ia menambahkan, DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan agar seluruh bantuan yang disalurkan benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya serta memberikan hasil yang maksimal.
“Sebagai unsur pimpinan DPRD, kami akan terus mengawal program-program yang berpihak kepada masyarakat. Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan secara optimal sehingga target swasembada garam dapat tercapai dan Pangkep semakin dikenal sebagai salah satu daerah penghasil garam berkualitas di Indonesia,” tegasnya.
Muhammad Tauhid juga mengajak seluruh kelompok petambak untuk menjaga dan memanfaatkan bantuan pemerintah dengan baik agar keberlanjutan program dapat terus diwujudkan pada tahun-tahun mendatang.
Dengan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pangkep, DPRD Pangkep, dan para petambak, diharapkan produktivitas garam terus meningkat, kualitas hasil panen semakin baik, serta mampu memperkuat perekonomian masyarakat pesisir sekaligus mendukung terwujudnya swasembada garam nasional. (*)

