MENITNEWS.CO.ID, PANGKEP — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengambil langkah tegas dalam menata dan menertibkan lapak pedagang di kawasan Alun-Alun Citramas Pangkep.
Langkah ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia serta gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Korpri Tingkat Nasional.
Upaya Pemkab Pangkep ini mendapat apresiasi langsung dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangkep. Ketua Komisi II DPRD Pangkep, Lutfi Hanafi, menilai langkah tersebut sangat tepat dan strategis guna memperindah estetika serta kebersihan ikon kota.
Menurut Lutfi, penataan kawasan Alun-Alun Citramas menjadi hal yang sangat krusial mengingat Kabupaten Pangkep dipercaya menjadi tuan rumah perhelatan akbar tingkat nasional tersebut. MTQ Korpri Nasional dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 29 Agustus 2026 mendatang dan akan dihadiri oleh kontingen/kafilah dari seluruh provinsi di Indonesia.
”Langkah pemerintah sudah sangat tepat. Ini dilakukan untuk memperindah estetika kota, apalagi menjelang Hari Kemerdekaan dan perhelatan MTQ Korpri Nasional di mana kita akan kedatangan tamu dari seluruh Indonesia,” ujar Anggota DPRD Pangkep, Lutfi Hanafi saat dikonfirmasi, Jumat (31/7/2026).
Lutfi menambahkan bahwa area taman kota seperti alun-alun pada dasarnya merupakan zona larangan untuk berdagang. Ia berharap para pelaku usaha dapat memberikan dukungan penuh tanpa adanya penolakan. Lebih lanjut, Anggota DPRD Pangkep, Lutfi mengimbau agar Pemkab Pangkep tetap konsisten menjaga ketertiban pascapenertiban agar area tersebut tidak kembali ditempati pedagang.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Pangkep, Hapiluddin, memastikan bahwa proses penertiban di lapangan dijalankan secara persuasif dan humanis. Pihaknya juga menjamin bahwa pemerintah daerah tidak sekadar menertibkan, melainkan memberikan solusi konkrit bagi para pedagang yang terdampak.
Hapiluddin menjelaskan, seluruh pedagang yang sebelumnya beraktivitas di Alun-Alun Citramas telah dipindahkan ke lokasi relokasi sementara yang telah disediakan oleh Pemkab Pangkep.
”Saat ini para pedagang sudah kita relokasi. Sebagian menempati kawasan Taman Musafir, dan sebagian lainnya kita arahkan ke area samping serta belakang SMA 11 Pangkep,” ungkap Hapiluddin.
Sebagai salah satu venue utama perhelatan MTQ Korpri Nasional 2026, kawasan Alun-Alun Citramas kini terus bersolek dan melakukan berbagai pembenahan. Hal ini dilakukan demi memberikan penataan lingkungan yang rapi, indah, dan berkesan bagi seluruh kafilah serta tamu undangan dari berbagai penjuru Tanah Air. (*)

