MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Wajo terus memperkuat upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata melalui kolaborasi dengan kalangan akademisi.
Komitmen tersebut diwujudkan lewat penyelenggaraan Program Lomba Kelurahan Bersih yang melibatkan seluruh delapan kelurahan di wilayah Kecamatan Wajo.
Program ini digelar sebagai bagian dari dukungan terhadap program Pemerintah Kota Makassar dalam meningkatkan kualitas kebersihan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat, mulai dari tingkat kelurahan hingga RT dan RW.
Camat Wajo, Ivan Kalalembang, menegaskan bahwa lomba tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi gerakan bersama untuk membangun budaya hidup bersih dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Melalui Lomba Kelurahan Bersih ini kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap seluruh kelurahan, RT, RW, hingga masyarakat dapat berpartisipasi aktif sehingga budaya bersih menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan hanya saat lomba berlangsung,” ujar Ivan, Jumat (7/8/2026).
Menurutnya, keterlibatan akademisi dalam penyusunan indikator penilaian menjadi nilai tambah karena memberikan pendekatan yang lebih objektif, ilmiah, dan berorientasi pada keberlanjutan.
“Kami mengapresiasi kolaborasi dengan kalangan akademisi. Sinergi ini diharapkan melahirkan inovasi dalam pengelolaan lingkungan sekaligus menjadi edukasi bagi masyarakat agar semakin peduli terhadap kebersihan wilayahnya,” tambahnya.
Kerja sama tersebut menggandeng akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Rahmaniah, S.Sos., M.Si, yang saat ini tengah menempuh Program Doktoral dengan konsentrasi Sosial Lingkungan di Universitas Hasanuddin.

Rahmaniah menjelaskan, lomba ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Wali Kota Makassar dalam meningkatkan kebersihan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.
“Penilaian tidak hanya dilakukan di tingkat kelurahan, tetapi juga hingga tingkat RT dan RW. Kelurahan, RT, dan RW yang mampu melaksanakan program kebersihan dengan baik melalui pelibatan aktif masyarakat dan budaya gotong royong akan mendapatkan penghargaan mulai dari juara pertama hingga juara ketiga,” katanya.
Pengumuman pemenang sekaligus penyerahan penghargaan bagi Kelurahan, RT, dan RW terbaik akan dilaksanakan pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Wajo yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Agustus 2026.
Dalam pelaksanaannya, tim penilai menetapkan lima indikator utama, yakni kebersihan dan kerapian lingkungan, pengurangan timbulan sampah, pengelolaan sarana dan prasarana persampahan.
Serta kelembagaan pengelolaan sampah melalui bank sampah dan armada pengangkut, serta tingkat kesadaran masyarakat yang ditunjukkan dengan tidak adanya pembakaran maupun pembuangan sampah secara ilegal.
Ivan Kalalembang berharap lomba tersebut mampu menjadi momentum membangun kepedulian masyarakat terhadap lingkungan secara berkelanjutan.
“Kami ingin setelah lomba selesai, semangat menjaga kebersihan tetap hidup di tengah masyarakat. Target kami bukan hanya melahirkan juara, tetapi menciptakan lingkungan Kecamatan Wajo yang semakin bersih, sehat, nyaman, dan menjadi contoh bagi wilayah lain di Kota Makassar,” tutupnya.
Sementara itu, Rahmaniah berharap pelaksanaan Lomba Kelurahan Bersih di Kecamatan Wajo, dapat menjadi pemacu semangat seluruh warga di delapan kelurahan untuk terus menjaga kebersihan lingkungan secara konsisten sehingga tercipta kawasan yang sehat, indah, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (*)

