DLH Makassar Perkuat Edukasi Pelestarian Keanekaragaman Hayati di Kepulauan, Dorong Warga Jaga Laut dan Hijaukan Pulau

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan memperluas edukasi hingga ke wilayah kepulauan.

Melalui kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pelestarian Keanekaragaman Hayati yang digelar di Kelurahan Kodingareng, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kamis (6/8/2026), masyarakat diajak berperan aktif menjaga ekosistem pesisir dan laut sebagai penopang utama kehidupan di wilayah kepulauan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keanekaragaman hayati yang memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan, melindungi kawasan pesisir dari ancaman bencana, serta menopang perekonomian masyarakat yang bergantung pada sumber daya laut.

Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku, Setiyo Nawanto, serta dihadiri Kepala Bidang Keanekaragaman Hayati DLH Kota Makassar Amanda Syahwaldi, Lurah Kodingareng Sachrir, bersama tokoh masyarakat dan warga setempat.

Baca Juga : DLH Makassar Imbau Masyarakat Catat Jam Operasional Layanan Publik, Tekankan Budaya Bebas Gratifikasi

Dalam pemaparannya, Setiyo Nawanto menegaskan bahwa keanekaragaman hayati merupakan aset penting yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, ekosistem pesisir yang sehat mampu menjaga keseimbangan lingkungan, mendukung produktivitas perikanan, sekaligus membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan.

Namun, ia mengingatkan bahwa seluruh manfaat tersebut hanya dapat dipertahankan apabila pemanfaatan sumber daya alam dilakukan secara bijaksana tanpa merusak keseimbangan ekosistem.

Karena itu, masyarakat diajak membiasakan langkah-langkah sederhana namun berdampak besar, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, tidak membuang sampah ke laut, menjaga kebersihan pantai, serta ikut melindungi mangrove dan terumbu karang.

Kepala Bidang Keanekaragaman Hayati DLH Kota Makassar, Amanda Syahwaldi, mengatakan keberhasilan menjaga kelestarian wilayah kepulauan sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat yang setiap hari berinteraksi langsung dengan lingkungan pesisir.

Menurutnya, upaya menjaga ekosistem laut harus berjalan seiring dengan penataan lingkungan daratan di pulau-pulau kecil. Untuk itu, DLH Kota Makassar membuka ruang kolaborasi melalui dukungan penyediaan bibit pohon penghijauan beserta media tanam.

“Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar siap membantu menghijaukan pulau melalui dukungan penyediaan pohon penghijauan dan media tanam. Kami berharap upaya ini dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mewujudkan pulau-pulau yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Amanda.

Ia menambahkan, gerakan penghijauan tidak boleh berhenti pada kegiatan penanaman semata. Seluruh elemen masyarakat diharapkan turut merawat tanaman agar dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat jangka panjang, termasuk meningkatkan kualitas udara, memperkuat daya dukung pulau, serta membantu menghadapi dampak perubahan iklim.

Amanda juga menegaskan bahwa pelestarian keanekaragaman hayati merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, hingga komunitas perlu membangun kolaborasi untuk menjawab tantangan khas wilayah kepulauan, mulai dari keterbatasan lahan, persoalan sampah laut, hingga tingginya ketergantungan masyarakat terhadap sumber daya pesisir.

Sementara itu, Camat Kepulauan Sangkarrang, Andi Asdhar, mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, edukasi lingkungan menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kelestarian laut dan pulau-pulau di wilayah Kepulauan Sangkarrang.

Baca Juga :Tolak Pungli dan Gratifikasi, DLH Makassar Siapkan Kanal Pengaduan Publik

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar yang terus memberikan edukasi kepada masyarakat kepulauan. Wilayah kami memiliki kekayaan laut yang luar biasa sehingga harus dijaga bersama. Kami berharap masyarakat semakin sadar untuk tidak membuang sampah ke laut, menjaga mangrove dan terumbu karang, serta mendukung gerakan penghijauan di pulau-pulau agar lingkungan tetap lestari dan memberi manfaat bagi generasi mendatang,” ujar Andi Asdhar, Jumat (7/8/2026).

Ia menambahkan, Pemerintah Kecamatan Kepulauan Sangkarrang siap mendukung setiap program pelestarian lingkungan melalui sinergi bersama pemerintah kota, kelurahan, komunitas, dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, DLH Kota Makassar berharap semangat “Jaga Laut, Jaga Kehidupan” dapat tumbuh menjadi gerakan bersama yang mendorong masyarakat semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan pesisir.

Dengan menjaga kebersihan pantai, memanfaatkan sumber daya laut secara bertanggung jawab, merawat tanaman, serta melindungi mangrove dan terumbu karang, DLH Makassar berharap warisan alam kepulauan tetap terjaga untuk generasi yang akan datang. (*)

Banner Sponsor

Iklan