MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, resmi meluncurkan inovasi baru bernama SAPA DINKES (Supervisi Apotek Patuh dan Aman).
Langkah ini diambil untuk memperkuat sistem koordinasi, pembinaan, serta monitoring terhadap mutu pelayanan kefarmasian di seluruh wilayah Kota Makassar secara lebih efisien.
Melalui inovasi SAPA DINKES, sistem pengawasan dan pengawalan regulasi kini dapat dilakukan secara daring memanfaatkan platform telekonferensi video Zoom.
Metode digital ini dinilai menjadi terobosan efektif untuk melengkapi pengawasan langsung secara konvensional di lapangan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nur Saidah Sirajuddin, M.Kes, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran inovasi ini.
Menurut Kepala Dinkes Makassar, pemanfaatan teknologi digital terbukti mampu memangkas kendala jarak dan waktu dalam menjangkau seluruh pelaku usaha farmasi di Makassar.
”Kami sangat mengapresiasi adanya inovasi SAPA DINKES. Pengawasan apotek dan toko obat secara daring melalui Zoom merupakan langkah yang efektif dalam memperkuat koordinasi, pembinaan, dan monitoring terhadap pelayanan kefarmasian,” ujar Kepala Dinkes Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, M.Kes, dalam keterangan resminya, Kamis (9/7/2026).
Ia menambahkan bahwa, lewat ruang virtual ini, penyebaran informasi terkait regulasi terbaru dapat tersampaikan secara merata.
Selain itu, para pemilik usaha dan apoteker dapat mendiskusikan kendala teknis di lapangan secara cepat, sehingga pemahaman terhadap standar pelayanan terus meningkat.
Kehadiran SAPA DINKES diproyeksikan mampu mencakup (mengcover) target seluruh apotek dan toko obat yang tersebar di wilayah Kota Makassar tanpa terkecuali.
Dinkes Makassar berharap, pengawasan berbasis digital ini menjadi suplemen penting bagi pengawasan fisik di lapangan.
Dengan sinergi tersebut, Dinkes Makassar berharap kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi, peningkatan mutu pelayanan obat, serta jaminan keselamatan masyarakat dapat terus terjaga dengan optimal. (*)

