MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, meluncurkan Gerakan Serentak Minum Multiple Micronutrient Supplement (MMS) bagi ibu hamil di berbagai wilayah puskesmas se-Kota Makassar, Kamis (9/7/2026).
Langkah strategis ini diintegrasikan dalam rangka peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 demi mewujudkan generasi masa depan yang unggul dan bebas stunting.
Salah satu pelaksanaan gerakan ini berlangsung masif di Kelurahan Baraya, Kecamatan Bontoala, yang dipelopori oleh UPT Puskesmas Malimongan Baru. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Camat Bontoala beserta jajaran TP PKK Kecamatan, Sekcam, Lurah Baraya, serta Kepala Puskesmas Malimongan Baru, dr. Hj. Musherianti. Kolaborasi lintas sektor ini mengusung semangat “Bontoala Bersinergi untuk Indonesia Emas”.
Selain di Kecamatan Bontoala, gerakan serupa juga dilaksanakan secara intensif oleh Puskesmas Kaluku Bodoa di Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Edukasi klinis dan pembagian suplemen dilakukan langsung oleh tenaga kesehatan kepada para ibu hamil demi memastikan kepatuhan konsumsi vitamin bermutu tinggi ini.
Suplemen MMS yang dibagikan tersebut diketahui mengandung formula lengkap berupa 10 jenis vitamin (termasuk Vitamin A, C, D, E, B Kompleks, dan Asam Folat) serta 5 jenis mineral penting (Zat Besi, Iodium, Seng/Zinc, Selenium, dan Tembaga). Kombinasi nutrisi ini dinilai jauh lebih efektif dibanding tablet tambah darah (TTD) biasa dalam menjaga kesehatan ibu dan janin.
Secara medis, manfaat utama dari gerakan minum MMS ini meliputi pencegahan dan pengurangan risiko anemia pada ibu hamil, meminimalisir potensi bayi lahir dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), serta menurunkan risiko kelahiran prematur hingga kematian janin.
Selain itu, suplemen ini sangat krusial dalam mendukung tumbuh kembang otak janin agar lahir lebih cerdas sekaligus menjadi tameng utama dalam membantu mencegah stunting sejak dalam kandungan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, M.Kes, menegaskan bahwa gerakan serentak ini merupakan komitmen konkret Pemerintah Kota Makassar dalam memutus mata rantai stunting dari hulu.
”Kesehatan ibu hamil adalah fondasi utama dalam melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. Melalui Gerakan Serentak Minum MMS ini, kita mengintervensi pemenuhan mikro nutrisi ibu hamil secara komprehensif. Kami sangat mengapresiasi sinergi dari pihak kecamatan, kelurahan, kader PKK, dan seluruh kepala puskesmas yang bergerak bersama di lapangan,” ujar dr. Nursaidah.
Ia juga mengimbau kepada seluruh ibu hamil di Kota Makassar untuk secara rutin memeriksakan kehamilan ke fasilitas kesehatan terdekat dan secara disiplin mengonsumsi suplemen MMS yang telah disediakan secara gratis oleh pemerintah.
”Kami ingin memastikan tidak ada lagi ibu hamil di Makassar yang kekurangan gizi kronis. Dengan gotong royong dan kesadaran bersama, kita optimis target penurunan stunting dan pencapaian Indonesia Emas dapat kita wujudkan bersama mulai dari Kota Makassar,” pungkasnya.
Suasana di berbagai lokasi posko pembagian terpantau dinamis dan disambut antusias oleh warga. Para ibu hamil didampingi oleh kader kesehatan setempat secara simbolis meminum suplemen MMS bersama-sama sebagai bentuk komitmen menjaga kesehatan diri dan calon buah hati mereka. (*)

